Prostatitis Apa Bisa Diobati?

      Tak ada komentar pada Prostatitis Apa Bisa Diobati?

Apa Itu Prostatitis?

Prostatitis apa bisa diobati? Prostatitis adalah peradangan (pembengkakan) kelenjar prostat. Ini bisa sangat menyakitkan dan menyusahkan, namun seringkali akan menjadi lebih baik pada akhirnya.Prostatitis bisa muncul pada usia berapa pun. Tapi biasanya antara usia 30 tahun dan 50 tahun.Ada 2 jenis utama prostatitis:

  • Prostatitis kronis yaitu di mana gejalanya muncul dan hilang selama beberapa bulan dan itu jenis yang paling umum.
  • Prostatitis akut yaitu di mana gejalanya parah dan muncul secara tiba-tiba dan itu jarang terjadi, tetapi berpotensi mengancam jiwa dan membutuhkan perawatan segera.

Apa Yang Menyebabkan Prostatitis?

Saluran kemih meliputi kandung kemih, ginjal, saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih (ureter) dan uretra.Dalam kasus ini, penyebab gejala tidak jelas. Seseorang kemungkinan terkena prostatitis akut jika memiliki:

  • Memiliki infeksi saluran kemih (ISK) baru-baru ini.
  • Kateter urine tabung fleksibel yang digunakan untuk mengalirkan urine dari kandung kemih.
  • Menjalani biopsi prostat.
  • Infeksi menular seksual (IMS).
  • HIV atau AIDS.
  • Masalah dengan saluran kemih.
  • Melakukan seks anal.
  • Melukai panggul.

Seseorang kemungkinan terkena prostatitis kronis biasanya pada pria berusia antara 50 tahun hingga 59 tahun daripada pada pria remaja dengan usia 20 tahun hingga 39 tahun, pernah menderita prostatitis sebelumnya, memiliki kondisi perut yang menyakitkan lainnya, seperti sindrom iritasi usus besar atau telah dilecehkan secara seksual

Apa Saja Gejala Prostatitis Pada Umumnya?

Gejala prostatitis dapat meliputi akut dan kronis, seperti:

  • Prostatitis akut

gejalanya dapat meliputi rasa sakit yang kemungkinan parah di dalam atau di sekitar penis, testis, anus, perut bagian bawah atau punggung bagian bawah, buang air besar (BAB) bisa menyakitkan, rasa sakit saat kencing, sering kencing (terutama di malam hari), kebutuhan mendesak untuk kencing dan terkadang adanya darah dalam urine, tidak bisa kencing yang menyebabkan penumpukan urine di kandung kemih yang dikenal sebagai retensi urine akut, kondisi ini membutuhkan perhatian medis segera. Umumnya merasa tidak enak badan dengan sakit, nyeri dan mungkin suhu tinggi, nyeri punggung bawah dan nyeri saat ejakulasi.Segera periksakan ke dokter jika mengalami gejala-gejala tersebut agar dapat diketahui penyebabnya.

  • Prostatitis kronis

Kemungkinan menderita prostatitis kronis jika memiliki beberapa gejala berikut setidaknya selama 3 bulan, gejalanya dapat meliputi rasa sakit di dalam dan di sekitar penis, testis, anus, perut bagian bawah atau punggung bawah, rasa sakit saat kencing, kebutuhan yang sering atau mendesak untuk kencing terutama di malam hari, pembesaran atau nyeri prostat pada pemeriksaan dubur. Masalah seksual seperti disfungsi ereksi, nyeri saat ejakulasi atau nyeri panggul setelah berhubungan seksual.

Namun dalam kebanyakan kasus, secara bertahap akan membaik seiring waktu. Konsultasikan dengan dokter jika memiliki gejala prostatitis, seperti nyeri panggul, kesulitan atau nyeri saat kencing atau ejakulasi yang menyakitkan. Konsultasikan mengenai masalah yang dialami dan lakukan pemeriksaan perut. Kemungkinan juga menjalani pemeriksaan dubur. Urinebiasanya akan dites untuk tanda-tanda infeksi dan akan dilakukan untuk tes lebih lanjut guna menyingkirkan kondisi lain. Sealu konsultasikan dengan dokter jika mengalami gejala prostatitis yang tiba-tiba dan parah. Jika menderita prostatitis akut, segera lakukan pengobatan karena dapat menyebabkan masalah serius, seperti tiba-tiba tidak bisa kencing. Jika memiliki gejala yang terus-menerus (prostatitis kronis), kemungkinanharus melakukan pemeriksaan dengan dokter (ahli urologi).

Prostatitis Apa Bisa Diobati?

Prostatitis apa bisa diobati?Pengobatan untuk prostatitis tergantung pada prostatitis akut atau prostatitis kronis.

  • Prostatitis akut

Prostatitis akut (di mana gejalanya tiba-tiba dan parah) biasanya diobati dengan pengobatan penghilang rasa sakit dan pengobatan antibiotik selama 2 minggu hingga 4 minggu. Pengobatan lainkemungkinan diperlukan jika sangat sakit atau tidak dapat kencing.

  • Prostatitis kronis

Pengobatan untuk prostatitis kronis (di mana gejala muncul dan hilang selama beberapa bulan) biasanya bertujuan untuk mengontrol gejalanya.

Ketahui prostatitis apa bisa diobati? Pengobatan prostatitis pada pria tergantung pada berapa lama adanya gejala, dokter kemungkinan menyarankan:

  • Pengobatan penghilang rasa sakit.
  • Pengobatan jika memiliki masalah kencing yang dapat membantu mengendurkan otot-otot di kelenjar prostat dan dasar kandung kamih.
  • Pengobatan antibiotik.
  • Pengobatan jika buang air besar (BAB) yang menyakitkan.

Tujuan pengobatan adalah untuk mengurangi gejala sehingga tidak mengganggu aktifitas sehari-hari.

Segera konsultasikan di Klinik Apollo

Melakukan pemeriksaan di Klinik Apollo akan ditangani secara langsung oleh dokter ahli dan staff medis yang handal dibidangnya. Selain itu biaya pengobatan yang sangat terjangkau. Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta, Indonesia. Klinik Apollo sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya dalam setiap pengobatan dan pelayanannya. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di nomor 0815-1466-6512. Dan jika mempunyai pertanyaan lainnya seputar penyakit kelamin, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi medis online secara gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.