Klinik ApolloKencing keluar nanah sering kali menjadi tanda adanya infeksi menular seksual (IMS) yang cukup serius.

Kondisi ini biasanya di sertai rasa nyeri saat kencing, sensasi terbakar, atau bahkan gatal pada area kelamin.

Jika tidak segera di tangani, infeksi dapat menyebar dan menimbulkan komplikasi berbahaya bagi kesehatan organ reproduksi maupun saluran kemih.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Penyebab Kencing Keluar Nanah

Beberapa penyebab umum kondisi ini antara lain:

1. Gonore (Kencing Nanah)

Penyakit menular seksual (PMS) yang di sebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae.

Infeksi ini menyerang uretra dan memicu keluarnya cairan kental berwarna putih, kuning, atau hijau.

2. Klamidia

Infeksi bakteri Chlamydia trachomatis juga bisa menyebabkan keluarnya cairan abnormal (tidak normal) dari kelamin.

Gejalanya sering mirip dengan gonore.

3. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Meski lebih sering di alami wanita, pria juga bisa terkena ISK (infeksi saluran kemih).

Peradangan pada saluran kencing dapat menimbulkan nanah atau lendir bercampur urine.

4. Penyakit Menular Seksual (PMS) Lain

Beberapa infeksi lain seperti trikomoniasis atau uretritis non gonokokus dapat memicu gejala serupa.

Gejala yang Menyertai

Selain keluarnya nanah dari saluran kencing, penderita biasanya juga mengalami:

  • Nyeri atau rasa terbakar saat kencing.
  • Sering ingin berkemih meski hanya sedikit.
  • Rasa nyeri di area perut bagian bawah atau panggul.
  • Pembengkakan atau kemerahan di sekitar kelamin.
  • Pada pria, bisa muncul nyeri di testis.

Gejala dapat muncul beberapa hari hingga minggu setelah terpapar infeksi, tergantung jenis kuman penyebabnya.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Cara Mengobatinya

Pengobatan kencing keluar nanah harus di lakukan secara medis, karena penyebab utamanya adalah infeksi bakteri atau parasit.

Beberapa langkah pengobatan meliputi:

1. Konsultasi Dokter Ahli

Diagnosis tepat diperlukan melalui pemeriksaan fisik, tes laboratorium, atau kultur cairan dari uretra.

2. Antibiotik

Dokter ahli biasanya meresepkan antibiotik khusus sesuai dengan jenis bakteri penyebab (misalnya gonore atau klamidia).

Penting untuk menghabiskan obat-obatan sesuai aturan agar infeksi benar-benar sembuh.

3. Menghindari Aktivitas Seksual Sementara

Pasien di anjurkan tidak berhubungan intim sampai pengobatan selesai dan di nyatakan sembuh, untuk mencegah penularan.

4. Perawatan Pasangan Seksual

Jika infeksi menular seksual (IMS), pasangan seksual juga harus ikut di periksa dan diobati agar tidak terjadi infeksi berulang (kambuh).

Pencegahan

Berikut pencegahan yang harus di lakukan:

  • Gunakan kondom (pengaman atau pelindung) saat berhubungan seksual.
  • Hindari berganti-ganti pasangan seksual tanpa proteksi.
  • Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama jika aktif secara seksual.
  • Menjaga kebersihan organ intim.

Kencing keluar nanah bukan kondisi yang bisa di anggap sepele.

Penyebabnya umumnya adalah infeksi menular seksual (IMS) seperti gonore atau klamidia.

Jika mengalami gejala ini, segera periksa ke dokter ahli agar mendapat penanganan cepat dan tepat, sehingga komplikasi serius dapat di cegah.

Baca juga: Tanda Khas yang Mengindikasi Kencing Keluar Nanah dan Sakit

Solusi Tepat Atasi Kencing Keluar Nanah di Klinik Apollo

Jika Anda mengalami Kencing Keluar Nanah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya jangan biarkan kondisi ini semakin parah, karena bisa menimbulkan komplikasi serius pada kesehatan organ reproduksi.

Klinik Apollo Jakarta hadir sebagai solusi tepat dengan tenaga medis berpengalaman, pemeriksaan modern, serta pengobatan khusus infeksi menular seksual (IMS) yang aman dan efektif.

Jangan menunda hingga terlambat, segera konsultasikan masalah Anda sekarang juga di Klinik Apollo Jakarta untuk mendapatkan penanganan yang cepat, tepat, dan rahasia terjaga!

Segera hubungi kami melalui WhatsApp di nomor 0812-1230-6882 atau kunjungi kontak kami di website untuk informasi lebih lanjut.

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yulia

Yulia
Yulia adalah seorang Content Writer di Klinik Apollo yang sudah berkecimpung di dunia kesehatan penyakit kelamin sejak tahun 2017.