Klinik Apollo – Kenali ciri kondiloma yang dapat menjadi pemicu komplikasi.

Kondiloma akuminata atau yang lebih di kenal sebagai kutil kelamin merupakan salah 1 penyakit menular seksual (PMS) yang sering kali di anggap sepele.

Banyak penderita menunda pemeriksaan karena rasa malu atau mengira keluhan akan hilang sendiri.

Padahal, ciri kondiloma yang tidak segera di tangani dapat memicu berbagai komplikasi serius dan membahayakan kesehatan jangka panjang.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Apa Itu Kondiloma?

Kondiloma adalah pertumbuhan kutil di area kelamin atau anus yang di sebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV).

Virus ini sangat mudah menular melalui kontak seksual, baik vaginal, anal, maupun oral.

Ciri Kondiloma yang Perlu Diwaspadai

Berikut beberapa ciri kondiloma yang sering muncul dan tidak boleh di abaikan:

1. Muncul Benjolan Kecil di Area Kelamin

Kondiloma biasanya di awali dengan benjolan kecil berwarna kulit atau keabu-abuan di penis, vagina, bibir kemaluan, anus, atau sekitar selangkangan.

Awalnya tidak terasa sakit, sehingga sering luput dari perhatian.

2. Kutil Berbentuk Seperti Jengger Ayam

Seiring waktu, benjolan dapat membesar dan bergerombol, menyerupai bentuk kembang kol atau jengger ayam.

Kondisi ini menandakan infeksi sudah berkembang.

3. Gatal, Perih, atau Tidak Nyaman

Beberapa penderita merasakan gatal, perih, atau sensasi tidak nyaman di area yang terinfeksi, terutama saat berkeringat atau berhubungan intim.

4. Mudah Berdarah

Kutil kelamin yang terus membesar bisa mudah terluka dan berdarah, terutama akibat gesekan pakaian atau aktivitas seksual.

5. Jumlah Kutil Terus Bertambah

Jika tidak di obati, kutil dapat menyebar dan bertambah banyak, bahkan menjalar ke area sekitar kelamin dan anus.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Bahaya Kondiloma Jika Tidak Segera Diobati

Mengabaikan ciri kondiloma dapat memicu berbagai komplikasi berbahaya, antara lain:

  • Penyebaran infeksi ke pasangan seksual.
  • Peradangan dan infeksi sekunder.
  • Gangguan saat kencing atau berhubungan intim.
  • Risiko kekambuhan yang tinggi.
  • Pada jenis HPV (human papilloma virus) tertentu, dapat meningkatkan risiko kanker kelamin dan anus.

Semakin lama di tunda, penanganan akan menjadi lebih sulit dan risiko komplikasi semakin besar.

Pentingnya Penanganan Medis Sejak Dini

Kondiloma tidak dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan medis yang tepat.

Pemeriksaan sejak dini membantu dokter ahli menentukan metode terapi yang sesuai untuk mencegah penyebaran, mengurangi risiko kambuh, dan melindungi kesehatan pasien serta pasangan seksual.

Jangan pernah menganggap remeh ciri kondiloma, sekecil apa pun gejalanya. Benjolan kecil di area kelamin bisa menjadi awal dari masalah serius jika tidak segera di tangani.

Deteksi dan pengobatan dini adalah kunci utama untuk mencegah komplikasi dan menjaga kualitas hidup. Jika Anda mengalami tanda-tanda yang mengarah pada kondiloma, segera lakukan pemeriksaan ke tenaga medis profesional agar mendapatkan penanganan yang aman, tepat, dan efektif.

Baca juga: Mengenal Penyebab Kutil Kondiloma dan Cara Penularannya

Solusi Atasi Kondiloma di Klinik Apollo

Jangan Abaikan! Ini Ciri Kondiloma yang Bisa Memicu Komplikasi bukan sekadar peringatan, melainkan fakta medis yang harus Anda waspadai.

Benjolan kecil di area kelamin, kutil yang makin membesar, gatal, hingga mudah berdarah bisa menjadi tanda kondiloma yang berisiko menimbulkan komplikasi serius dan menular ke pasangan seksual jika di biarkan.

Klinik Apollo Jakarta hadir sebagai solusi aman dengan dokter ahli berpengalaman, metode pengobatan modern, peralatan steril, serta privasi pasien yang terjaga sepenuhnya, jangan tunggu sampai kondisi memburuk, segera konsultasikan keluhan Anda sekarang juga ke Klinik Apollo Jakarta dan lindungi kesehatan Anda mulai hari ini.

Segera hubungi kami melalui WhatsApp di nomor 0812-1230-6882 atau kunjungi kontak kami di website untuk informasi lebih lanjut.

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yulia

Yulia
Yulia adalah seorang Content Writer di Klinik Apollo yang sudah berkecimpung di dunia kesehatan penyakit kelamin sejak tahun 2017.