Seperti apa fase penyakit sifilis? Penyakit sifilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang bisa mengancam jiwa.

Fase penyakit sifilis ini menyebar melalui kontak seksual dengan seseorang yang memiliki infeksi.

Jika tidak diobati, infeksi ini dapat menyebabkan kematian atau masalah kesehatan yang serius yang bisa merusak organ penting dalam tubuh.

Penyakit sifilis bisa sangat berbahaya jika hanya dibiarkan atau hanya menunda-nunda pengobatan lebih lanjut.

Lakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab utama penyakit sifilis dengan melakukan beberapa tes dan pemeriksaan untuk mengetahui jenis pengobatan yang tepat.

Dokter dapat merekomendasikan beberapa pengobatan lain terbaiknya untuk mengobati penyakit sifilis yang Anda alami.

Penyakit sifilis bisa sangat berbahaya jika tidak diobati, karena infeksinya bisa bersembunyi di dalam tubuh dan suatu saat akan kambuh kembali.

Seperti ini Fase Penyakit Sifilis, Pahami!

Fase Penyakit Sifilis yang Harus Diketahui

Img: klinikapollojakarta.com

Jika tidak segera diobati, fase penyakit sifilis berkembang dalam 4 fase.

Infeksi ini dapat menyebabkan gejala yang berbeda disetiap fasenya. Fasenya diantaranya:

  • Fase Primer

Fase pertama terjadi dalam 2 hingga 12 minggu setelah terpapar bakteri. Selama fase ini luka memerah atau chancre berkembang pada alat kelamin atau mulut.

Luka ini akan hilang dalam beberapa minggu atau beberapa bulan. Chancre ini sangat kecil dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit.

  • Fase Sekunder

Sekitar 1 hingga 6 bulan setelah chancre hilang, ruam penyakit sifilis yang kasar dan bergelombang muncul ditubuh, biasanya ditelapak tangan dan ditelapak kaki (bagian bawah).

Kemungkinan juga memiliki gejala seperti flu, demam, kelelahan, sakit tenggorokan dan nyeri otot. Gejala-gejala ini bisa muncul dan hilang selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

  • Fase Laten

Jika penyakit sifilis tidak segera mendapat pengobatan selama 2 fase pertama, infeksi akan berpindah ke fase laten.

Meskipun tidak ada tanda dan gejala penyakit sifilis selama fase ini, infeksi dapat merusak jantung, tulang, saraf dan organ lainnya. Fase ini dapat berlangsung beberapa tahun.

  • Fase Tersier

Pada kebanyakan orang di fase ini memiliki gejala yang tidak berkembang melewati fase laten. Beberapa orang dengan fase ini menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius.

Masalah ini terjadi secara perlahan dan meliputi kerusakan otak, demensia dan masalah kesehatan mental, penyakit jantung, gangguan gerakan dan masalah otot, kerusakan saraf, kejang, tumor dan biasanya pada tulang dan kulit, masalah penglihatan.

  • Fase Kongenital

Terjadi ketika wanita hamil menularkan infeksi pada bayinya. Penyakit sifilis menyebabkan masalah kesehatan yang parah pada bayi dan anak-anak. Ini bisa berakibat fatal.

Apa Penyebab dan Gejala Fase Penyakit Sifilis?

penyebab dan gejala sifilis

Img: klinikapollojakarta.com

Bakteri Treponema Pallidum menyebabkan penyakit sifilis. Seseorang yang terinfeksi dapat menyebarkan bakteri melalui seks vaginal, seks anal dan seks oral.

Bakteri masuk ke dalam tubuh melalui anus, vagina, penis, mulut atau kulit yang rusak. Jika menderita penyakit sifilis dan berhubungan seksual maka dapat menginfeksi pasangan.

Jika sedang hamil dan menderita penyakit sifilis maka dapat menularkan ke bayi yang belum lahir.

Penyakit sifilis tidak dapat menular melalui toilet, peralatan makan dan gagang pintu.

Gejala penyakit sifilis bervariasi tergantung pada fase infeksi. Pada fase pertama, chancre berkembang pada alat kelamin.

Selama fase kedua, ruam berwarna merah muda, bergelombang, berstektur kasar yang muncul pada tubuh dan biasanya pada telapak tangan atau telapak kaki.

Kemungkinan juga memiliki gejala seperti flu, kelelahan, demam, sakit tenggorokan dan nyeri otot.

Selama tahap pertama dan kedua, penyakit sifilis maka sangat menular dan dapat menyebarkan infeksi jika pasangan bersentuhan dengan ruam atau chancre saat berhubungan seksual.

Baca Juga: Kenali Sifilis Pada Wanita, Simak Disini…

Metode Pengobatan

Dokter biasanya akan menanyakan mengenai riwayat seksual termasuk hubungan seksual. Dan merekomendasikan tes untuk IMS lainnya.

Untuk menguji penyakit sifilis, biasanya dengan pemeriksaan dan pengambilan sampel darah untuk mencari tanda-tanda infeksi.

Beberapa tes laboratorium akan sangat membantu untuk mendiagnosanya.

Untuk mengobati penyakit sifilis dengan pengobatan sesuai dengan yang dokter rekomendasikan.

Dengan tes darah untuk memastikan infeksinya hilang. Usahakan melakukan hubungan seksual yang aman dan dites secara teratur jia adanya peningkatan risiko penyakit sifilis.

Pengobatan yang paling ampuh hanya ada di Klinik Apollo.

Segera Konsultasikan di Klinik Kelamin Jakarta

Fase Penyakit Sipilis Klinik Apollo

Img: klinikapollojakarta.com

Klinik Apollo adalah klinik kelamin Jakarta, pasien akan langsung ditangani oleh dokter ahli dan staff medis yang handal dibidangnya.

Selain itu biaya pengobatan yang sangat terjangkau. Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta, Indonesia.

Klinik Apollo sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya dalam setiap pengobatan dan pelayanannya.

Dan jika mempunyai pertanyaan lainnya seputar penyakit kelamin, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi medis online secara gratis.

About the Author: Klinik Apollo

Klinik Apollo adalah klinik spesialis kulit kelamin terbaik dan terpercaya di Jakarta. Kami melayani dan menangani berbagai macam jenis penyakit mengenai masalah reproduksi.
Artikel Lainnya
Lihat Semua

  • Published On: Juli 20th, 20224.1 min read

    Bagaimana cara penanganan infeksi herpes kelamin? Herpes kelamin adalah infeksi menular seksual (IMS) umum yang disebabkan oleh herpes simpleks virus […]

  • Published On: September 9th, 20222.7 min read

    Klinik Apollo – Saluran pipis nyeri mempengaruhi saluran kemih, termasuk kandung kemih (cystitis), uretra (uretritis) atau ginjal (infeksi ginjal). Saluran […]

  • Published On: April 1st, 20224.4 min read

    Terasa gatal atau mengalami iritasi di bagian tubuh mana pun dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Tetapi ketika itu terjadi di area yang sensitif seperti di vagina dan di vulva (labia, klitoris dan lubang vagina) itu bisa menyebabkan ketidaknyamanan.

  • Published On: Agustus 10th, 20224.9 min read

    Klinik Apollo – Pengertian cystitis, apa yang dimaksud cystitis? Cystitis mengacu pada peradangan pada dinding kandung kemih. Ini dapat sembuh […]

Leave A Comment