Klinik ApolloJamur pada penis merupakan salah satu infeksi yang cukup sering dialami pria, terutama jika kebersihan area genital kurang terjaga atau terdapat kondisi tertentu yang memicu pertumbuhan jamur.

Meski umumnya tidak tergolong penyakit serius, infeksi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, mengganggu aktivitas sehari-hari, hingga memengaruhi kehidupan seksual apabila tidak segera di tangani.

Banyak pria mengira rasa gatal atau kemerahan pada penis hanya iritasi biasa. Padahal, gejala tersebut juga bisa menjadi tanda infeksi jamur yang memerlukan penanganan yang tepat.

Oleh karena itu, penting untuk mengenali penyebab, gejala, serta cara mengobati jamur pada penis sejak dini agar kondisi tidak semakin parah.

Apa Itu Jamur pada Penis?

Jamur pada penis adalah infeksi yang umumnya di sebabkan oleh pertumbuhan berlebihan jamur Candida albicans. Sebenarnya, jamur ini hidup secara alami di kulit dan tubuh manusia dalam jumlah yang sedikit.

Namun, ketika keseimbangannya terganggu, jamur dapat berkembang biak secara berlebihan dan menyebabkan infeksi. Dalam dunia medis, kondisi ini di kenal sebagai candidal balanitis apabila infeksi menyerang kepala penis (glans).

Jika peradangan juga mengenai kulup penis, kondisi tersebut di sebut balanoposthitis. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), infeksi jamur Candida bukan termasuk infeksi menular seksual (IMS).

Akan tetapi, hubungan seksual dapat meningkatkan risiko penularan jamur apabila salah satu pasangan mengalami infeksi.

Penyebab Jamur pada Penis

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko infeksi jamur pada penis meliputi:

  • Kebersihan area genital yang kurang terjaga.
  • Penis yang lembap dalam waktu lama.
  • Menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat.
  • Menderita diabetes (kencing manis), terutama jika kadar gula darah tidak terkontrol.
  • Sistem kekebalan tubuh yang melemah.
  • Penggunaan antibiotik dalam jangka waktu lama.
  • Berhubungan seksual dengan pasangan seksual yang mengalami infeksi jamur vagina.
  • Tidak di sunat, karena kelembapan lebih mudah terperangkap di bawah kulup penis.

Semakin banyak faktor risiko yang di miliki seseorang, semakin besar pula kemungkinan mengalami infeksi jamur.

Gejala Jamur pada Penis

Gejala infeksi jamur dapat muncul secara bertahap maupun tiba-tiba.

Beberapa tanda yang paling sering di temukan antara lain:

  • Rasa gatal pada penis.
  • Kemerahan di kepala penis.
  • Muncul ruam atau bercak berwarna merah.
  • Lapisan berwarna putih menyerupai keju pada permukaan penis.
  • Rasa perih atau terbakar, terutama saat kencing.
  • Kulit penis terasa kering atau pecah-pecah.
  • Bau tidak sedap pada area genital.
  • Nyeri saat berhubungan seksual.

Apabila gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin berat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter ahli untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Apakah Jamur pada Penis Menular?

Jamur pada penis dapat berpindah kepada pasangan seksual melalui kontak seksual, terutama jika salah satu pasangan seksual sedang mengalami infeksi Candida.

Namun, kondisi ini bukan termasuk penyakit menular seksual (PMS) klasik seperti gonore (kencing nanah) atau sifilis (raja singa).

Karena itu, jika salah satu pasangan seksual mengalami infeksi jamur yang berulang, keduanya sebaiknya menjalani pemeriksaan agar infeksi tidak terus berulang akibat saling menularkan.

Cara Mengobati Jamur pada Penis

Pengobatan akan di sesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi.

Dokter ahli biasanya melakukan pemeriksaan fisik dan, bila di perlukan, pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebabnya.

Beberapa metode pengobatan yang umum di lakukan meliputi:

1. Obat-obatan Antijamur

Dokter ahli dapat meresepkan krim antijamur atau obat-obatan minum apabila infeksi cukup berat.

Penggunaan obat-obatan harus sesuai anjuran agar infeksi benar-benar sembuh.

2. Menjaga Kebersihan Area Genital

Cuci penis menggunakan air bersih dan sabun yang lembut, kemudian keringkan hingga benar-benar tidak lembap.

3. Hindari Hubungan Seksual Sementara

Sebaiknya tunda aktivitas seksual sampai infeksi benar-benar sembuh untuk mengurangi risiko penularan dan iritasi yang semakin parah.

4. Gunakan Pakaian Dalam yang Menyerap Keringat

Pilih celana dalam berbahan katun agar sirkulasi udara lebih baik dan kelembapan berkurang.

5. Kendalikan Penyakit Penyerta

Jika memiliki diabetes (kencing manis), menjaga kadar gula darah tetap stabil dapat membantu mempercepat penyembuhan sekaligus mencegah infeksi berulang (kambuh).

Kapan Harus ke Dokter Ahli?

Segera lakukan pemeriksaan apabila:

  • Gejala tidak membaik setelah beberapa hari.
  • Infeksi sering kambuh.
  • Muncul luka, nanah, atau pembengkakan.
  • Nyeri semakin berat.
  • Sulit kencing.
  • Pasangan seksual juga mengalami gejala infeksi jamur.

Diagnosis yang tepat sangat penting karena gejala jamur pada penis sering menyerupai penyakit lain, termasuk infeksi menular seksual (IMS).

Cara Mencegah Jamur pada Penis

Beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu menurunkan risiko infeksi:

  • Menjaga kebersihan penis setiap hari.
  • Mengeringkan area genital setelah mandi.
  • Menggunakan pakaian dalam yang bersih dan tidak terlalu ketat.
  • Mengontrol kadar gula darah jika memiliki diabetes (kencing manis).
  • Menghindari penggunaan antibiotik tanpa anjuran dokter ahli.
  • Menggunakan kondom (pengaman atau pelindung) saat berhubungan seksual apabila pasangan seksual mengalami infeksi.
  • Menjalani pemeriksaan kesehatan apabila gejala sering kambuh.

Kesimpulan

Jamur pada penis umumnya di sebabkan oleh pertumbuhan berlebihan jamur Candida albicans yang dipicu oleh kelembapan, kebersihan yang kurang optimal, diabetes (kencing manis), atau sistem imun yang melemah.

Gejalanya meliputi gatal, kemerahan, ruam, rasa perih, hingga muncul lapisan berwarna putih pada penis. Meskipun sering kali dapat di obati dengan terapi antijamur dan perawatan yang tepat, diagnosis oleh tenaga medis tetap di perlukan agar penyebabnya dapat di pastikan dan penanganan menjadi lebih efektif.

Apabila Anda mengalami gatal, kemerahan, ruam, atau gejala lain pada penis yang tidak kunjung membaik, jangan menunda pemeriksaan. Tim dokter ahli berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta siap membantu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, memberikan diagnosis yang akurat, serta menyusun pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Hubungi Klinik Apollo Jakarta sekarang juga dan jadwalkan konsultasi untuk mendapatkan penanganan yang aman, nyaman, serta menjaga kerahasiaan privasi Anda.

Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yulia

Yulia
Yulia adalah seorang Content Writer di Klinik Apollo yang sudah berkecimpung di dunia kesehatan penyakit kelamin sejak tahun 2017.