Klinik Apollo – Pernah mengalami bau ketiak hanya sebelah kanan, sementara ketiak kiri tidak berbau atau aromanya jauh lebih ringan? Kondisi ini cukup mengganggu, terutama ketika bau muncul berulang (kambuh) meskipun sudah mandi dan menggunakan deodoran.
Pada dasarnya, bau badan muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri yang hidup di permukaan kulit.
Kelenjar apokrin yang banyak terdapat di area ketiak menghasilkan cairan yang kemudian dapat di uraikan oleh bakteri sehingga menimbulkan aroma khas.
Namun, bau yang hanya muncul pada 1 sisi tidak otomatis berarti ada penyakit serius. Perbedaan jumlah keringat, kondisi kulit, rambut ketiak, pakaian, hingga mikroorganisme di masing-masing sisi tubuh dapat berperan.
Mengapa Bau Ketiak Hanya Sebelah Kanan?
Ada beberapa kemungkinan yang dapat menjelaskan kondisi tersebut.
1. Perbedaan jumlah bakteri di kulit
Setiap sisi tubuh memiliki kondisi kulit dan mikrobioma yang tidak selalu identik.
Bakteri tertentu dapat memecah komponen keringat dan menghasilkan senyawa yang berbau.
Karena itu, seseorang dapat mengalami bau ketiak sebelah kanan lebih kuat daripada kiri, meskipun kedua sisi terlihat normal.
Kondisi bau badan yang berkaitan dengan aktivitas bakteri dan keringat di kenal sebagai bromhidrosis.
2. Keringat lebih banyak di ketiak kanan
Jika ketiak kanan lebih sering berkeringat, area tersebut menjadi lebih lembap.
Kondisi lembap dapat membuat bakteri lebih mudah berkembang dan meningkatkan bau.
Sebaliknya, jika ketiak kiri relatif lebih kering, bau yang di hasilkan bisa jauh lebih sedikit.
Hiperhidrosis merupakan kondisi ketika seseorang berkeringat secara berlebihan.
Kondisi ini dapat mengenai area tertentu, termasuk ketiak.
3. Rambut ketiak lebih lebat di 1 sisi
Rambut ketiak dapat menahan keringat dan membuat area lebih sulit kering.
Selain itu, bakteri dapat menempel pada rambut serta permukaan kulit.
Karena itu, jika rambut ketiak kanan lebih lebat atau lebih sering lembap, bau mungkin terasa lebih kuat di sisi tersebut.
4. Sisa deodoran atau antiperspirant
Penggunaan deodoran yang tidak di bersihkan secara optimal dapat meninggalkan residu pada kulit.
Jika bercampur dengan keringat dan bakteri, kondisi tersebut dapat membuat aroma semakin kuat.
Antiperspirant bekerja dengan mengurangi jumlah keringat yang mencapai permukaan kulit, sedangkan deodorant terutama membantu mengontrol atau menutupi bau.
5. Iritasi atau masalah kulit
Perhatikan apakah bau ketiak kanan di sertai:
- Kemerahan,
- Gatal,
- Kulit mengelupas,
- Rasa perih,
- Benjolan,
- Luka,
- Cairan dari kulit, atau
- Pembengkakan.
Masalah kulit tertentu dapat mengubah kondisi permukaan kulit dan meningkatkan risiko munculnya bau.
Jika terdapat benjolan yang nyeri dan berulang (kambuh) di ketiak, jangan hanya mengandalkan deodoran.
Pemeriksaan dokter ahli di perlukan untuk mengetahui penyebabnya.
6. Pakaian atau aktivitas yang tidak seimbang
Bau tidak selalu berasal dari tubuh.
Pakaian yang lebih sering bergesekan dengan satu sisi, kurang kering, atau terkena keringat lebih banyak juga dapat membuat bau seolah-olah hanya berasal dari ketiak kanan.
Aktivitas fisik, cuaca panas, perubahan hormon, makanan tertentu, serta kondisi kesehatan tertentu juga dapat memengaruhi bau badan.
Apakah Bau Ketiak Sebelah Kanan Berbahaya?
Belum tentu.
Bau ketiak satu sisi yang muncul sesekali tanpa gejala lain biasanya tidak langsung menunjukkan penyakit berbahaya.
Namun, sebaiknya jangan mengabaikannya apabila bau:
- Muncul tiba-tiba dan berbeda dari biasanya,
- Semakin kuat atau menetap,
- Tidak membaik setelah menjaga kebersihan,
- Di sertai keringat berlebihan,
- Muncul bersama benjolan atau perubahan kulit,
- Di sertai nyeri atau luka, atau
- Mengganggu aktivitas dan kepercayaan diri.
NHS juga menyarankan pemeriksaan medis apabila bau badan tidak membaik dengan perawatan mandiri, berubah dari biasanya, atau muncul bersamaan dengan peningkatan keringat yang tidak biasa.
Apakah Bau Ketiak Bisa Berkaitan dengan Penyakit Tertentu?
Pada sebagian kasus, perubahan keringat atau bau badan dapat berkaitan dengan kondisi medis tertentu.
Misalnya, diabetes (kencing manis), gangguan tiroid, infeksi, perubahan hormonal, atau efek obat-obatan tertentu dapat memengaruhi keringat.
Meski begitu, bau ketiak sebelah kanan saja tidak cukup untuk mendiagnosis penyakit tertentu.
Dokter ahli perlu melihat kondisi kulit dan mempertimbangkan gejala lain sebelum menentukan penyebabnya.
Cara Mengurangi Bau Ketiak Sebelah Kanan
Sebelum melakukan pemeriksaan, beberapa langkah sederhana dapat di coba:
- Cuci ketiak secara teratur, terutama setelah berkeringat.
- Keringkan ketiak sampai benar-benar kering setelah mandi.
- Gunakan antiperspirant jika masalah utamanya adalah keringat berlebih.
- Ganti pakaian setelah banyak berkeringat.
- Pilih pakaian yang tidak terlalu ketat dan memiliki sirkulasi udara baik.
- Bersihkan rambut ketiak secara rutin jika rambut membuat area sulit kering.
- Perhatikan apakah makanan, aktivitas, stres, atau produk tertentu memperburuk bau.
Kapan Harus ke Dokter Ahli?
Segera pertimbangkan konsultasi apabila bau ketiak hanya sebelah kanan berlangsung terus-menerus atau semakin berat, terutama jika terdapat perubahan pada kulit atau keringat.
Dokter ahli dapat melakukan pemeriksaan fisik dan, bila di perlukan, pemeriksaan tambahan untuk mencari penyebab yang mendasari.
Pemeriksaan tersebut dapat membantu membedakan apakah masalah berkaitan dengan keringat berlebih, kondisi kulit, infeksi, atau faktor kesehatan lainnya.
Kesimpulan
Bau ketiak hanya sebelah kanan dapat terjadi karena perbedaan keringat, bakteri kulit, rambut ketiak, kelembapan, produk perawatan, pakaian, atau masalah kulit tertentu. Kondisi ini tidak selalu berbahaya, tetapi bau yang menetap, berubah tiba-tiba, atau di sertai benjolan dan kelainan kulit sebaiknya di periksa.
Jika keluhan bau ketiak sebelah kanan terus berulang dan mengganggu, jangan hanya menutupinya dengan parfum atau deodorant.
Konsultasikan kondisi Anda ke tenaga medis agar penyebabnya dapat di evaluasi dan Anda mendapatkan penanganan yang sesuai, aman, dan tepat sasaran.
Untuk konsultasi terkait keluhan kesehatan kulit dan area tubuh yang mengganggu, Klinik Apollo Jakarta dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan evaluasi medis secara profesional serta menjaga privasi pasien.
Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta



