Cara mengobati impotensi pada pria, simak artikel di bawah ini.

Impotensi berarti sebagai ketidakmampuan secara terus menerus untuk mencapai ereksi atau mempertahankan ereksi pada penis yang cukup untuk kinerja seksual yang memuaskan.

Kebanyakan orang menganggap jika impotensi dan ejakulasi dini adalah sama, namun Impotensi berbeda dengan ejakulasi dini.

Impotensi merupakan suatu masalah, yaitu penderitanya tidak dapat ereksi atau sulit untuk ereksi.

Namun penderita ejakulasi dapat ereksi, tetapi terlalu cepat saat ejakulasi, yang normalnya ejakulasi dapat terjadi paling cepat sekitar 10 menitan, namun penderita ejakulasi dini mengalami ejakulasi hanya kurang dari 2 menit saja.

Pada kebanyakan pria seluruh dunia mengalami impotensi, impotensi umumnya karena faktor masalah psikologis.

Namun bagi kebanyakan pria, penyebab impoten adalah masalah fisik, biasanya terkait dengan suplai darah ke penis.

Baca juga: Mengalami Ejakulasi Dini? Ini Dia Obat Untuk Ejakulasi Dini!!!

Kenali Penyebab Impotensi

cara mengatasi impotensi pada pria

Img: klinikapollojakarta.com

Berikut ini adalah beberapa jenis dan kemungkinan penyebab impotensi:

  • Impoten organik

Jika masalahnya adalah arteri, biasanya karena arteriosklerosis atau pengerasan arteri, meskipun trauma pada arteri kemungkinan menjadi penyebabnya.

Faktor risiko yang dapat terkontrol untuk arteriosklerosis yaitu kelebihan berat badan (obesitas), kurang olahraga, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi dan lainnya.

  • Atrofi

Kemampuan yang buruk untuk mempertahankan ereksi seringkali merupakan gejala awal impoten.

Meskipun kondisi ini seperti kebocoran vena, masalah sebenarnya bukan pada vena tetapi tidak berfungsinya otot polos yang mengelilingi vena.

Hasil akhirnya adalah kesulitan mempertahankan ereksi yang kuat (kehilangan ereksi terlalu cepat) sebagai manifestasi awal aterosklerosis dan penyakit pembuluh darah.

  • Diabetes

Impoten sering terjadi pada penderita diabetes. Sebagian pria dewasa menderita kencing manis dan sebagian pria mengalami impoten.

Prosesnya melibatkan pengerasan arteri yang prematur dan luar biasa parah. Neuropati perifer yaitu keterlibatan saraf yang mengontrol ereksi, umumnya terlihat pada penderita diabetes.

  • Depresi

Depresi merupakan faktor utama yang menyebabkan impoten. Karena ada hubungan 3 serangkai antara depresi, impoten dan penyakit kardiovaskular.

Pria dengan depresi harus sepenuhnya mendapat evaluasi untuk penyakit medis serta faktor psikologis, beberapa pengobatan antidepresan dapat menyebabkan kegagalan ereksi.

  • Penyebab neurologis

Ada banyak neurologis (masalah saraf) penyebab impoten. Seperti diabetes, alkoholisme kronis, multiple sclerosis, keracunan logam berat dan lainnya.

  • Impoten yang diinduksi pengobatan

Berbagai macam cara dapat mengobati impoten dengan resep dokter, tetapi pengobatan tersebut hanyalah pengobatan yang terkait dengan impoten.

  • Impoten yang diinduksi hormon

Testosteron rendah dapat menyebabkan impoten tetapi bukan menjadi salah satu faktor impoten.

  • Ejakulasi dini

Ejakulasi dini adalah impoten pada pria yang berawal dengan ejakulasi yang selalu atau hampir selalu terjadi dalam waktu sekitar satu menit penetrasi vagina.

Ejakulasi dini terbagi menjadi kategori seperti ejakulasi dini seumur hidup yaitu penderitanya telah mengalami ejakulasi dini sejak pertama kali koitus.

Kecemasan kinerja adalah bentuk impoten psikogenik, biasanya penyebabnya adalah karena stres.

Faktor Risiko Impotensi Pada Pria

Faktor Risiko Impotensi Pada Pria

Img: klinikapollojakarta.com

Impoten juga merupakan gejala yang menyertai banyak gangguan dan penyakit. Faktor risiko langsung untuk impoten kemungkinan termasuk :

  • Masalah prostat.
  • Diabetes tipe 2.
  • Hipogonadisme terkait dengan sejumlah kondisi endokrinologis.
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi).
  • Kolesterol darah tinggi.
  • Rendahnya kadar HDL (high density lipoprotein).
  • Gangguan tidur kronis (apnea tidur obstruktif, insomnia).
  • Narkoba.
  • Gangguan neurogenik.
  • Penyakit Peyronie (distorsi atau kelengkungan penis).
  • Priapisme (radang penis).
  • Depresi.
  • Penggunaan alkohol.
  • Kurangnya pengetahuan seksual.
  • Teknik seksual yang buruk.
  • Hubungan interpersonal yang tidak memadai.
  • Banyak penyakit kronis, terutama gagal ginjal dan dialisis.
  • Merokok yang memperburuk efek dari faktor risiko lain seperti penyakit pembuluh darah atau hipertensi.
  • Identifikasi dan karakterisasi faktor risiko yang akurat sangat penting untuk pencegahan atau cara mengobati impoten lainnya.

Bagaimana Impoten Didiagnosis?

Cara Mendiagnosis Impotensi

Img: klinikapollojakarta.com

Prosedur diagnostik untuk impoten dapat mencakup hal-hal seperti riwayat medis atau riwayat seksual penderitanya.

Ini dapat mengungkapkan kondisi atau penyakit yang menyebabkan impoten dan membantu membedakan antara masalah dengan ereksi, ejakulasi, orgasme atau hasrat seksual.

Pemeriksaan fisik untuk mencari bukti adanya masalah sistemik, seperti:

  • Masalah pada sistem saraf kemungkinan terlibat jika penis tidak merespons sentuhan tertentu seperti yang diharapkan.
  • Karakteristik seks sekunder, seperti pola rambut dapat menunjukkan masalah hormonal yang melibatkan sistem endokrin.
  • Masalah peredaran darah dapat ditunjukkan oleh aneurisma.
  • Karakteristik yang tidak biasa dari penis itu sendiri bisa menunjukkan dasar dari impoten.
  • Tes laboratorium dapat mencakup jumlah darah, urinalisis, profil lipid dan pengukuran kreatinin dan enzim hati. Pengukuran testosteron dalam darah sering dilakukan pada pria dengan impoten, terutama dengan riwayat penurunan libido atau diabetes.
  • Pemeriksaan psikososial berguna untuk membantu mengungkap faktor psikologis yang kemungkinan memengaruhi kinerja.

Pengobatan khusus untuk impoten akan biasanya berdasarkan resep dokter, seperti:

  • Banyaknya penyakit.
  • Toleransi terhadap pengobatan, prosedur atau terapi tertentu.
  • Harapan untuk penyembuhan penyakit.
  • Preferensi lainnya.

Untuk lebih jelas mengenai pengobatan, selalu lakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter.

Segera Konsultasikan di Klinik Kelamin Jakarta

Cara Ampuh Mengobati Impotensi Pada Pria Klinik Apollo Jakarta

Img: klinikapollojakarta.com

Klinik Apollo adalah klinik kelamin Jakarta, pasien akan langsung ditangani oleh dokter ahli dan staff medis yang handal dibidangnya.

Selain itu biaya pengobatan yang sangat terjangkau. Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta, Indonesia.

Klinik Apollo sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya dalam setiap pengobatan dan pelayanannya.

Dan jika mempunyai pertanyaan lainnya seputar penyakit kelamin, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi medis online secara gratis.

About the Author: Klinik Apollo

Klinik Apollo adalah klinik spesialis penyakit kulit dan kelamin terbaik dan terpercaya di Jakarta. Kami melayani dan menangani berbagai macam jenis penyakit mengenai masalah reproduksi.
Artikel Lainnya
Lihat Semua

  • Published On: Juli 14th, 20223 min read

    Bagaimana gejala umum kencing nanah pada wanita? Kencing nanah merupakan penyakit menular seksual (PMS). Seseorang dapat terinfeksi dari berhubungan seksual […]

  • Published On: Agustus 4th, 20223,7 min read

    Klinik Apollo –  Bintik kecil di penis yang terjadi pada pria biasanya tidak berbahaya. Apakah harus diobati? Bintik berwarna putih […]

  • Published On: Desember 22nd, 20213,1 min read

    Mencari tempat pengobatan kutil kelamin di Jakarta? Klinik Apollo merupakan rekomendasi terbaik. Tempat tersebut sudah berdiri sejak lama dan sudah […]

  • Published On: Juli 8th, 20223,3 min read

    Klinik Apollo – Bagaimana cara mencegah penyakit sipilis? Apa itu sipilis? Penyakit sipilis adalah infeksi menular seksual (IMS). Namun, mudah […]

Leave A Comment