Efek Terkena Penyakit Sipilis

      Tak ada komentar pada Efek Terkena Penyakit Sipilis

Apa Itu Penyakit Sipilis?

Penyakit sipilis adalah infeksi menular seksual (IMS), ini disebabkan oleh bakteri dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius jika tidak segera ditangani. Namun mudah disembuhkan jika diobati sejak dini. Efek terkena penyakit sipilis jumlahnya meningkat terutama pada pria yang berhubungan seksual dengan pria juga. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai efek terkena penyakit sipilis, ada baiknya melakukan konsultasi dan lakukan pemeriksaan dengan dokter. Dokter akan menyarankan beberapa pemeriksaan dan pengobatan terbaik.

Apa Saja Gejala Penyakit Sipilis?

Beberapa orang dengan efek terkena penyakit sipilis tidak memiliki gejala, namun tetap dapat tertular kecuali segera melakukan tes dan pengobatan. Ada beberapa tahap infeksi penyakit sipilis diantaranya primer, sekunder, laten dan tersier. Gejala penyakit sipilis tergantung pada tahap penyakitnya.

  • Tahap Primer

Muncul dalam 3 minggu atau 4 minggu setelah infeksi (meskipun memakan waktu hingga 90 hari hingga lukanya muncul). Gejalanya kemungkinan termasuk 1 luka tanpa rasa sakit dan biasanya besar di area infeksi yang masuk ke dalam tubuh seperti pada penis, vagina, leher rahim, mulut atau anus. Kemungkinan juga adanya pembengkakan kelenjar getah bening. Beberapa luka biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan biasanya tersembunyi seperti dibelakang tenggorokan, divagina atau dianus. Luka ini biasanya hilang dengan sendirinya setelah 3 minggu hingga 6 minggu, bahkan tanpa adanya pengobatan. Namun meski rasa sakitnya sembuh, jika tidak diobati maka akan tetap menular dan menularkan ke orang lain.

  • Tahap Sekunder

Dapat muncul dari 7 minggu hingga 10 minggu setelah infeksi awal. Gejala dapat berlangsung selama 6 bulan dan termasuk ruam merah ditelapak kanan, ditelapak kaki, didada atau dipunggung, demam, pembesaran kelenjar diketiak dan diselangkangan, sakit tenggorokan, rambut rontok, penurunan berat badan, sakit kepala, nyeri pada tulang, otot dan sendi, kelelahan, bisul dimulut, dirongga hidung atau di alat kelamin serta gejala neurologis.

  • Tahap Laten

Umumnya tidak memiliki gejala dan hanya terdeteksi jika melakukan tes darah. Jika penyakit sipilis tidak diobati pada tahap ini, maka dapat berkembang menjadi tahap tersier. Tahap laten menular dalam 12 bulan hingga 24 bulan pertama.

  • Tahap Tersier

Dapat muncul dimana saja dari 5 tahun hingga 20 tahun setelah tahap primer. Pada tahap ini bakteri dapat merusak hampir ke semua bagian tubuh termasuk jantung, otak, sumsum tulang belakang, mata dan tulang yang mengakibatkan penyakit jantung, penyakit mental, kebutaan, tuli dan masalah saraf.

Bagaimana Penyakit Sipilis Didiagnosis?

Dokter menyarankan melakukan tes darah untuk memastikan diagnosis penyakit sipilis. Tes darah mendeteksi antibodi infeksi. Selain itu juga melakukan tes swab dari luka. Pada wanita hamil secara rutin harus melakukan tes untuk penyakit sipilis. Selain itu melakukan tes terhadap IMS lainnya seperti klamidia, penyakit gonore dan HIV. Ketahui beberapa risiko penyakit sipilis:

  • Pasangan seksual wanita dan pria yang berhubungan seksual dengan pria.
  • Bayi dari ibu yang tidak menjalani tes dan pengobatan penyakit sipilis yang tepat selama kehamilan.
  • Seseorang yang menggunakan obat-obatan terlarang.

Setelah melakukan tes dan pemeriksaan, maka bisa direkomendasikan pengobatan sesuai tahapan dari penyakit sipilis. Melakukan pengobatan dengan cepat dapat mengurangi keparahan penyakit sipilis. Pengobatan lebih cepat maka penyembuhan juga akan lebih cepat juga.

Bagaimana Pengobatan Penyakit Sipilis?

Efek terkena penyakit sipilis biasanya diobati dengan pengobatan yang diberikan melalui intravena ke otot. Pengobatan lain dapat direkomendasikan jika adanya alergi. Jumlah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pengobatan tergangtung pada tahapan infeksi. Kemungkinan memerlukan melakukan tes darah secara ulang setelah pengobatan untuk melakukan pemeriksaan pengobatan.Setelah melakukan pengobatan, kemungkinan seperti terkena flu selama 24 jam dengan demam dan  nyeri.

Ini akan segera hilang dan tidak memerlukan pengobatan tambahan. Yang paling aman untuk tidak melakukan hubungan seksual, bahkan dengan kondom hingga 7 hari setelah pengobatan secara penuh.Klinik ini ditagani secara langsung oleh dokter yang sudah sangat ahli didalam bidangnya. Selain itu staff medis sangat baik dan ramah serta sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan pasien. Anda bisa melakukan konsultasi secara online dan membuat janji dengan dokter.

Segera konsultasikan di Klinik Apollo

Melakukan pemeriksaan di Klinik Apollo akan ditangani secara langsung oleh dokter ahli dan staff medis yang handal dibidangnya. Selain itu biaya pengobatan yang sangat terjangkau. Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta, Indonesia. Klinik Apollo sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya dalam setiap pengobatan dan pelayanannya. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di nomor 0815-1466-6512. Dan jika mempunyai pertanyaan lainnya seputar penyakit kelamin, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi medis online secara gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.