Klinik Apollo, JakartaPengobatan gonore pada pria berperan penting bagi tubuh. Dengan mengobati penyakit menular seksual (PMS) tersebut, penderita bisa bebas dari infeksi dan komplikasinya.

Pasalnya, komplikasi gonore pada pria, seperti peradangan di organ reproduksi dan infertilitas tentu membahayakan pengidap dan berkepanjangan.

Oleh karena itu, mengatasi penyakit yang juga disebut “kencing nanah” ini harus diprioritaskan. Kemudian, bagaimana pengobatan gonore pada pria yang efektif? Berapa lama penyakit ini sembuh?

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Pengobatan Infeksi Gonore pada Pria

Gonore sering sekali tidak menimbulkan tanda-tanda sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya. Secara umum, pria lebih berpotensi menunjukkan gejala daripada wanita.

Apabila bergejala, umumnya keluar dalam waktu 2 hingga 7 hari setelah Neisseria gonorrhoeae menginfeksi.

Efek yang timbul dari penyakit gonore yang dialami pria tergantung pada lokasi infeksi. Akan tetapi, tanda paling sering tampak di penis.

Gejala gonore dapat menghasilkan rasa perih dan gatal di penis. Cairan yang tidak biasa juga dapat muncul dari zakar.

Selain itu, orang yang terinfeksi akan merasa sakit saat pipis. Bagian testis juga terasa sakit, terkadang sedikit bengkak.

Perhatikan, sekali terinfeksi gonore, pengidap dapat menularkan bakteri kepada lingkungan sekitarnya. Penularan utama dari gonore adalah berhubungan seksual tanpa alat pelindung.

Maka dari itu, gonore harus dihilangkan. Menghilangkan penyakit kelamin ini dapat dilakukan apabila penderita meminta bantuan dokter.

Dokter spesialis penyakit kelamin bisa meresepkan obat antibiotik tertentu sebagai pengobatan gonore pada pria. Antibiotik dari dokter harus pengidap habiskan agar dapat sembuh sepenuhnya.

Sekalipun sudah tidak merasakan tanda-tanda yang sebelumnya muncul, pria yang terkena kencing nanah harus menghabiskan obatnya sesuai perintah dokter.

Gonore bisa kambuh sehingga obat yang berguna untuk perawatan penyakit tersebut harus habis.

Berapa Lama Gonore pada Pria Sembuh?

Laki-laki yang menderita gonore, dengan mengonsumsi antibiotik, maka berkemungkinan sembuh dalam waktu 10 hingga 14 hari.

Di sisi lain, pasien yang sudah menghabiskan obat, sedangkan kencing nanah masih terasa, sebaiknya pergi menemui dokter kembali untuk melakukan kontrol ulang.

Selain mengontrol ulang kondisi, para dokter menyarankan kepada pengidap untuk tidak berhubungan badan terlebih dahulu. Pantangan tersebut berlangsung sampai penderita sembuh.

Apabila Anda sudah menikah, berbicaralah secara terbuka dengan pasangan. Berkomunikasi serta minta kepadanya untuk melakukan pemeriksaan agar mendapatkan penanganan yang sama.

>> Konsultasi Online Gratis Di Sini <<

Cara Mendeteksi Penyakit Gonore

Deteksi penyakit gonore biasanya melibatkan beberapa langkah, termasuk konsultasi dengan dokter dan pemeriksaan medis.

Selain itu, dokter dapat melakukan pemeriksaan di laboratorium dengan menggunakan berbagai teknik medis.

Berikut adalah beberapa tes yang dapat mendeteksi gonore:

  • Urinalisis: dokter meminta penderita untuk memberikan sampel urine. Ahli medis tersebut akan menguji supaya bakteri Neisseria gonorhoeae terdeteksi.
  • Pengambilan cairan dari uretra: tes ini melibatkan swab yang dapat mengambil sampel dari uretra (saluran kencing pada pria).
  • Tes darah: kadang kala, tes darah digunakan oleh para dokter untuk mendeteksi penyakit gonore.

Gonore bisa muncul secara bersamaan dengan penyakit menular seksual lainnya. Contohnya adalah klamidia. Artinya, orang yang terserang penyakit tersebut juga bisa mengalami keduanya.

Gonore dan klamidia ini termasuk penyakit seksual yang paling umum dan bisa menyerang kelamin sekaligus.

Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa 40 hingga 50 persen (%) orang dewasa berusia muda yang terkena infeksi gonore juga terinfeksi penyakit klamidia.

Baca Juga: Telisik Neisseria Gonorrhoeae, Bakteri Penyebab Gonore pada Pria

Klinik Apollo Tempat Pengobatan Gonore Pria yang Terpercaya

Gonore adalah penyakit kelamin berbahaya yang muncul karena perilaku seksual negatif, seperti sering tidak mengenakan alat pengaman dan seks bebas.

Jika tidak menangani gonore sejak infeksi pertama, khawatirnya, kondisi tubuh semakin tidak baik. Bakteri menyebar dan menginfeksi organ lain, seperti epididimis, kemudian berujung pada peradangan.

Agar tercegah dari efek samping yang sangat serius dan berpengaruh pada kualitas hidup, sebaiknya, lakukan pemeriksaan dan pengobatan gonore kepada dokter spesialis.

Klinik Apollo adalah tempat pengobatan gonore untuk pria dan wanita yang sudah dipercaya banyak pasien. Anda pun bisa berkonsultasi online, gratis dengan kami. Pelayanan terbuka selama 24 jam.

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yusuf Shabran

Pemuda yang masih belajar menulis dan akan terus belajar hingga tinta menipis. Saat ini tengah mendalami konten-konten dan penulisan seputar kesehatan sebagai Content Writer Klinik Apollo.

Leave A Comment