Gonore (kencing nanah) adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang paling umum. Gonore disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae.

Infeksi dapat mempengaruhi lapisan lendir di vagina, lapisan lendir di leher rahim, lapisan lendir di penis dan lapisan lendir di rektum. Setiap tahun, banyak kasus gonore yang terus bertambah.

Orang yang berhubungan seksual tanpa menggunakan kondom lebih mungkin tertular infeksi ini, begitu pula orang yang memiliki banyak pasangan seksual.

Gejala Dan Komplikasi Infeksi Gonore

Gonore jauh lebih mungkin menyebabkan gejala pada pria dibandingkan gejala pada wanita. Gejala pertama biasanya muncul setelah 2 hari hingga 7 hari, tetapi terkadang muncul dalam beberapa bulan setelah infeksi.

Pada pria, gejalanya keluar nanah berwarna kuning atau keluar nanah berwarna kehijauan dari penis dan sering kencing. Kencing yang sering dapat menyebabkan rasa sakit yang membakar dan bisa parah.

Pembukaan penis mungkin berwarna merah dan bengkak. Pada kebanyakan wanita tidak memiliki gejala kecuali adanya komplikasi.

Beberapa wanita mungkin mengalami anyang-anyangan (disuria) dan mengalami keputihan yang nyata yang mungkin sebenarnya berasal dari leher rahim.

Keputihan biasanya berwarna kuning atau berwarna hijau, tetapi mungkin juga mengandung darah. Seringkali memiliki bau yang tidak menyenangkan.

Sementara pada wanita merasakan lebih sedikit gejala, namun jauh lebih rentan terhadap komplikasi gonore yang serius. Jika tidak segera diobati, gonore dapat menular ke uretra dan ke leher rahim atau ke organ panggul lainnya.

Gonore hampir selalu ditularkan secara seksual dan paling mudah ditularkan selama hubungan seksual tanpa kondom.

Komplikasi utama pada pria adalah epididimitis (radang pada bagian testis atau area penyimpanan sperma) yang dapat menyebabkan kemandulan jika tidak segera diobati oleh dokter.

Komplikasi gonore lainnya terjadi ketika bakteri masuk ke aliran darah. Dan dapat menyebabkan peradangan dan nyeri pada persendian (artritis) dan nyeri pada hati (perihepatitis) serta infeksi serius pada katup jantung (endokarditis).

Beberapa orang dengan gonore memiliki gejala yang melibatkan rektum seperti rasa gatal dan keluarnya cairan atau kemungkinan buang air besar (BAB) yang menyakitkan.

Cara Tepat Mengobati Gonore

Dokter akan menanyakan tentang gejala dan mungkin melakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan mengirimkan sampel urine atau sampel cairan dari area yang terinfeksi ke laboratorium.

Sampel akan dites untuk mengetahui apakah mengandung bakteri penyebab gonore. Dokter mungkin juga merekomendasikan agar pasiennya dites untuk infeksi menular seksual (IMS) lainnya, karena orang yang memiliki infeksi menular seksual (IMS) seringkali memiliki lebih dari 1 gejala.

Semua pasangan seksual dalam 60 hari terakhir, terlepas dari tanda dan gejalanya, harus dites dan diobati untuk gonore. Jika tidak ada pasangan seksual selama 60 hari terakhir, pasangan seksual terbaru harus dites dan diobati.

Gonore diobati dengan pengobatan antibiotik. Berbagai pengobatan tersedia untuk gonore. Dalam kasus yang tidak rumit, pengobatan yang biasa dilakukan adalah pengobatan dosis tunggal.

Orang dengan gonore sering menderita klamidia dan pengobatan antibiotik juga dapat mengobati klamidia. Sangat penting untuk melakukan pengobatan sesuai dengan yang dokter resepkan dan beberapa orang akan memerlukan tes lanjutan setelah menyelesaikan pengobatan.

Semua orang yang diobati karena gonore perlu menindaklanjuti dengan dokter dalam 6 bulan. Gejala terkadang tetap ada untuk beberapa saat setelah pengobatan.

Pria dapat menderita uretritis post gonococcal (radang uretra atau saluran yang mengalir di tengah penis). Kondisi ini biasanya disebabkan oleh klamidia yang tidak merespon pengobatan sebelumnya.

Jika Anda berpikir mungkin sudah memiliki infeksi menular seksual (IMS), maka harus menghindari seks sampai Anda melakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter.

Pasangan seksual Anda juga harus melakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter untuk evaluasi bahkan jika tidak memiliki gejala apapun.

Segera konsultasikan di Klinik Apollo

Melakukan pemeriksaan di Klinik Apollo akan ditangani secara langsung oleh dokter ahli dan staff medis yang handal dibidangnya. Selain itu biaya pengobatan yang sangat terjangkau.

Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta, Indonesia. Klinik Apollo sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya dalam setiap pengobatan dan pelayanannya.

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di nomor 0812 8580 4316. Dan jika mempunyai pertanyaan lainnya seputar penyakit kelamin, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi medis online secara gratis.

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yulia Ningsih

Yulia Ningsih, seorang Content Writer di Klinik Apollo dari tahun 2017 s/d sekarang. Yuli merupakan lulusan S1 pendidikan bahasa inggris di STKIP Siliwangi Bandung. Untuk mengenal Yuli lebih dalam bisa kepoin instagramnya, karena ia lumayan aktif di instagram. @juleeyay7

Leave A Comment