Klinik Apollo, Jakarta – Apakah Anda pernah mengalami jerawat di penis? Masalah yang terjadi di kulit ini memang dapat berkembang di bagian tubuh mana pun.

Tonjolan ini memiliki bentuk lingkaran dengan merah sebagai warna dasar dan muncul di permukaan kulit.

Jerawat di penis sebenarnya tidak berbahaya. Akan tetapi, Anda harus tetap waspada. Karena berhubungan dengan gejala penyakit menular seksual (PMS), penderita harus melakukan pemeriksaan.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, kami akan membahas jerawat di penis yang mencakup penyebab yang berhubungan dengan PMS dan cara mengatasi kondisi tersebut.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Apa Itu Jerawat?

Jerawat adalah keadaan umum yang muncul saat masa pubertas, tetapi bisa juga muncul pada usia berapa pun.

Kondisi ini terbentuk ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak, sel-sel kulit mati, serta bakteri.

Hal ini dapat mengakibatkan peradangan, kemerahan, dan bengkak, yang pada akhirnya menghasilkan formasi bintik-bintik atau benjolan yang kita identifikasi sebagai jerawat.

Jerawat dapat tumbuh di wajah, punggung, dada, bahu, tidak terkecuali alat kelamin pria dan wanita.

Jerawat di alat kelamin pria bisa muncul dalam berbagai bentuk, termasuk komedo yang berwarna hitam atau putih, papula merah, dan bahkan nodul atau kista dalam kasus yang lebih parah.

Beragam Penyebab Jerawat yang Muncul di Penis

Alat intim merupakan organ yang sensitif terhadap apa pun, termasuk infeksi yang dapat menimbulkan berbagai penyakit.

Adapun penyebab adanya benjolan yang menyerupai jerawat di penis adalah kutil kelamin, sifilis, dan herpes genital. Berikut penjelasannya.

  • Kutil Kelamin

Ada kemungkinan bahwa apa yang Anda lihat sebagai jerawat di organ kemaluan sebenarnya bukanlah jerawat, melainkan kutil kelamin.

Sebab, tanda utama dari kutil kelamin atau kondiloma akuminata adalah munculnya benjolan kecil berwarna putih di bagian batang atau glans penis.

Kutil yang muncul di area kemaluan ini terpicu oleh Human papillomavirus (HPV). Gangguan kesehatan ini termasuk dalam infeksi yang menular melalui agenda seksual.

Kutil yang tumbuh menyerupai kembang kol dan memiliki ukuran yang beragam. Penting untuk diingat bahwa kutil kelamin cenderung hilang dengan sendirinya.

Sekalipun demikian, disarankan untuk mempertimbangkan kauterisasi (pembakaran jaringan) untuk mengatasi masalah ini.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

  • Sifilis

Bisul yang berwarna putih atau merah tanpa rasa sakit yang timbul di sekitar penis dapat dikatakan sebagai gejala dari penyakit sifilis.

Penyebab timbulnya tonjolan di organ tersebut adalah infeksi bakteri Treponema pallidum. Selain tanda tersebut, penderita sifilis dapat merasakan gejala-gejala yang lain, yaitu demam, kelelahan, rambut rontok, dan sebagainya.

Jika pengidap membiarkan bakteri Treponema pallidum terus menggerogoti tubuhnya, sifilis dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius. Contohnya, tumor, risiko HIV, dan kelainan jantung.

  • Herpes Genital

Herpes genital adalah penyakit yang diakibatkan oleh infeksi virus, Herpes simplex virus (HSV). Virus ini dapat menimbulkan dampak yang serius apabila pengidap tidak mengacuhkannya.

Virus tersebut dapat menimbulkan bisul kecil di sepanjang batang penis. Selain itu, tanda-tanda lain dari kondisi kelamin ini adalah adanya luka yang menyerupai lepuhan berwarna abu-abu.

Luka ini bisa memberikan sensasi gatal, tidak nyaman, serta dapat menjalar hingga ke daerah sekitar anus. Lepuhan ini mungkin akan pecah dan mengeluarkan cairan yang kemudian akan mengeras seiring berlalunya waktu.

Baca Juga: Kenali Gejala Penyakit Kutil Kelamin Pria dan Wanita

Cara Mengatasi Jerawat yang Tumbuh pada Penis

Cara mengatasi jerawat yang tumbuh di penis tergantung dari penyebab kondisinya. Jika bukan karena infeksi atau penyakit, kondisi ini akan sembuh tanpa perawatan medis.

Tidak disarankan untuk menekan jerawat karena tindakan ini dapat meningkatkan risiko infeksi yang lebih parah.

Akan tetapi, berbeda dengan jerawat di penis akibat penyakit menular seksual, pendekatan yang direkomendasikan adalah dengan menggunakan antibiotik yang dioles.

Di sisi lain, jika jerawat yang muncul di kemaluan sebagai hasil dari kutil kelamin (kondiloma akuminata), mungkin pengidap memerlukan intervensi bedah untuk mengatasinya.

Ingatlah bahwa hindari menyembuhkan jerawat atau bisul akibat penyakit seksual tanpa resep dokter. Ketika pengobatan berlangsung, ikuti seluruh petunjuk yang dokter berikan.

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yusuf Shabran

Pemuda yang masih belajar menulis dan akan terus belajar hingga tinta menipis. Saat ini tengah mendalami konten-konten dan penulisan seputar kesehatan sebagai Content Writer Klinik Apollo.

Leave A Comment