Klinik Apollo, Jakarta – Fimosis parafimosis adalah 2 kondisi yang mempengaruhi area genital pria, khususnya berkaitan dengan kulit yang melindungi kepala penis (glans).

Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara fimosis dan parafimosis serta penyebab, gejala, pengobatan dan langkah-langkah pencegahan yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah ini.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Fimosis, Gejala dan Pengobatannya

Fimosis adalah kondisi di mana kulit praeputium (kulit yang menutupi kepala penis) sulit atau tidak dapat Anda tarik mundur dari kepala penis.

Contohnya ini bisa terjadi karena pembatasan elastisitas kulit atau adhesi antara kulit praeputium dan kepala penis.

Terdahulu fimosis dapat terjadi pada pria dari berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak dan orang dewasa. Gejalanya dapat meliputi:

  • Kesulitan membersihkan bagian bawah kulit praeputium.
  • Rasa tidak nyaman atau nyeri saat kencing.
  • Nyeri atau ketidaknyamanan saat ereksi.
  • Pembengkakan atau kemerahan pada kulit praeputium.

Pengobatan fimosis tergantung pada tingkat keparahan kondisi. Beberapa metode pengobatan meliputi:

  • Perawatan konservatif

Perawatan non bedah melibatkan membersihkan area genital dengan lembut dan secara teratur serta melumasi kulit praeputium untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan.

  • Pemeriksaan dan resep dokter ahli

Dengan pemikiran ini, jika fimosis menyebabkan masalah yang serius, dokter ahli mungkin akan meresepkan krim kortikosteroid untuk membantu melembutkan kulit praeputium.

  • Sirkumsisi

Dalam beberapa kasus, terutama jika fimosis menyebabkan masalah terus-menerus atau nyeri yang signifikan, pembedahan sirkumsisi mungkin perlu. Ini melibatkan pengangkatan sebagian atau seluruh kulit praeputium.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Parafimosis

Parafimosis adalah kondisi darurat medis yang terjadi ketika kulit praeputium yang tertarik mundur terperangkap di belakang kepala penis dan tidak dapat Anda tarik kembali ke posisi semula.

Kondisi ini dapat menyebabkan pembatasan aliran darah ke kepala penis dan memerlukan penanganan segera. Gejalanya dapat meliputi:

  • Pembengkakan dan nyeri yang signifikan pada kepala penis.
  • Tidak dapat menarik kulit praeputium kembali ke posisi semula.
  • Kemerahan dan ketidaknyamanan yang parah.

Parafimosis harus dokter ahli tangani sebagai keadaan darurat medis. Pengobatan mungkin meliputi:

  • Reduksi manual

Dokter ahli atau profesional medis dapat mencoba untuk memulihkan kulit praeputium ke posisi semula dengan mengurangi pembengkakan secara manual.

  • Sirkumsisi darurat

Jika reduksi manual tidak berhasil atau parafimosis terjadi berulang (kambuh), sirkumsisi darurat mungkin perlu dokter ahli lakukan untuk mengurangi risiko komplikasi.

Baca juga : 4 Gejala fimosis tergantung pada tingkat keparahannya

Pencegahan untuk parafimosis dapat meliputi:

  • Kebersihan yang baik

Contohnya membersihkan area genital secara teratur dan lembut dapat membantu mencegah masalah fimosis.

  • Pentingnya pemeriksaan

Terutamanya pemeriksaan rutin oleh dokter ahli dapat membantu mendeteksi dan mengatasi masalah fimosis atau parafimosis sejak dini.

Dengan pemikiran ini, penting untuk mencari bantuan medis jika Anda mengalami gejala fimosis parafimosis. Konsultasikan dengan dokter ahli untuk diagnosis yang tepat dan rekomendasi pengobatan yang sesuai.

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yulia

Yulia adalah seorang Content Writer di Klinik Apollo yang sudah berkecimpung di dunia kesehatan penyakit kelamin sejak tahun 2017.

Leave A Comment