Klinik Apollo, Jakarta – Herpes labialis adalah penyakit yang menyerang area mulut, salah satunya adalah bibir yang ditandai dengan bisul-bisul kecil. Lantas apakah herpes bibir bisa sembuh sendiri?

Seperti yang diketahui, herpes jenis ini memiliki gejala utama berupa luka menonjol. Penderita akan merasakan gatal sehingga mereka tidak akan merasa nyaman dengan keadaan tersebut.

Herpes bibir dapat menyerang manusia dari segala kalangan, termasuk orang dewasa. Namun, anak-anak memiliki kerentanan terhadap penyakit ini.

Apa Penyebab Herpes di Bibir?

Herpes simplex virus tipe 1 (HSV-1) merupakan virus yang umumnya menyebabkan luka dingin di sekitar mulut atau bibir. 

Virus ini dapat menyebar melalui kontak langsung dengan luka dingin dari penderitanya. Selain itu, HSV-1 juga dapat mengakibatkan infeksi pada mata, yaitu herpes mata.

Luka dingin bisa muncul karena beberapa faktor, seperti stres, terkoneksi dengan sinar matahari secara berlebihan, atau penurunan sistem kekebalan tubuh. 

Penting untuk diingat bahwa HSV-1 dapat menyebar kepada orang lain meskipun tidak ada gejala yang terlihat. 

Oleh karena itu, penting untuk menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang mengalami luka dingin aktif atau memiliki gejala infeksi herpes lainnya. Misalnya, herpes genital.

>>> KONSULTASI ONLINE GRATIS DI SINI <<<

Bisakah Herpes pada Bibir Sembuh Sendiri?

Herpes bibir (labialis) tidak bisa sembuh baik sendiri maupun dengan penanganan medis karena HSV-1 akan terus bertahan pada seumur hidup tubuh penderita, bahkan dapat kambuh sewaktu-waktu. 

Akan tetapi, tidak perlu khawatir, penderita dapat mengurangi efek yang berlangsung serta menghambat penularan kepada orang lain.

Obat merupakan metode pengobatan yang sering dipakai untuk mengatasi herpes jenis ini. Sebelum melakukan pengobatan, dokter akan memeriksa pasien dengan beberapa cara berikut:

  • Dokter akan memeriksa area yang terinfeksi untuk melihat adanya tanda-tanda herpes bibir, seperti lepuhan. Selain itu, mungkin dokter pun akan memeriksa kelenjar getah bening untuk memastikan pembengkakan di sekitar leher dan wajah.
  • Tes Polymerase Chain Reaction (PCR) mengidentifikasi materi genetik dari virus herpes dalam sampel yang diambil dari luka di area yang terkontaminasi.
  • Pengambilan sampel dari luka atau lepuh dan mengirimkannya ke laboratorium untuk pengkulturan.
  • Tenaga medis mengambil sampel darah untuk mengukur antibodi dalam tubuh sebagai respons terhadap infeksi herpes. Metode yang bernama tes serologi ini dapat membantu mendeteksi paparan sebelumnya terhadap virus.

Ada beberapa cara rumahan selain menggunakan obat-obatan yang dapat membantu mengurangi gejala dan mempercepat penyembuhan herpes bibir. Berikut di antaranya:

  • Kompreslah daerah yang terinfeksi dengan kain basah agar pembengkakan, gatal, dan nyeri berkurang.
  • Menjaga bibir agar tetap bersih dan kering agar terhindar dari infeksi sekunder. Jangan menggaruk lepuh dan cucilah tangan secara teratur dengan sabun berzat antiseptik.
  • Melakukan yoga atau olahraga agar batin terjaga dari stress yang bisa melanda. 

Komplikasi Penyakit Ini

Sebenarnya, herpes labialis jarang menimbulkan komplikasi yang serius. Namun, herpes bibir dapat menyebar ke bagian tubuh lain dan menimbulkan efek samping yang signifikan. Berikut areanya.

  • Mata

Penglihatan pengidap akan terganggu saat virus HSV mendominasi bagian mata.

  • Jari

Orang yang terjangkit HSV-1 dan senang menggigit jari-jemarinya, bagian jari akan gatal dan membengkak.

Kesimpulannya, herpes bibir tidak bisa sembuh sendiri dan dapat kambuh sewaktu-waktu. Jadi, terapkan pola hidup yang baik, contohnya berolahraga secara teratur dan tidak berciuman secara sembarangan.

Konsultasi Online Gratis dengan Dokter Klinik Apollo

Klinik Apollo adalah Klinik Kelamin Jakarta yang berlokasi strategis, berstandar internasional, serta memiliki perlengkapan terbaru dan modern.

Klinik Apollo mampu mengatasi berbagai penyakit kelamin. Kami akan melayani Anda dengan cepat, tepat, dan profesional. Anda tidak perlu khawatir karena biaya penanganan sangat terjangkau. 

Klinik Apollo yang merupakan spesialis penyakit kelamin sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasien pada setiap pelayanan dan pengobatan.

Anda dapat memanfaatkan layanan konsultasi medis secara daring melalui WhatsApp, telepon, maupun live chat secara gratis jika memiliki pertanyaan seputar penyakit kelamin.

>>> KONSULTASI ONLINE GRATIS DI SINI <<<

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yusuf Shabran

Pemuda yang masih belajar menulis dan akan terus belajar hingga tinta menipis. Saat ini tengah mendalami konten-konten dan penulisan seputar kesehatan sebagai Content Writer Klinik Apollo.

Leave A Comment