Klinik Apollo – Ketahui dan jangan sepelekan penyebab lemah syahwat pada pria.

Lemah syahwat pada pria sering kali di anggap hal biasa yang akan membaik dengan sendirinya.

Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan fisik maupun psikologis yang perlu di perhatikan.

Jika di biarkan berlarut-larut, lemah syahwat tidak hanya memengaruhi hubungan intim, tetapi juga kepercayaan diri dan keharmonisan rumah tangga.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Apa Itu Lemah Syahwat?

Lemah syahwat adalah kondisi ketika pria mengalami penurunan gairah seksual atau kesulitan mempertahankan ereksi saat berhubungan intim.

Dalam istilah medis, kondisi ini sering di kaitkan dengan disfungsi ereksi (DE) atau gangguan libido.

Berbagai Penyebab Lemah Syahwat pada Pria

Berikut beberapa penyebab yang umum terjadi:

1. Gangguan Aliran Darah

Ereksi yang optimal membutuhkan aliran darah yang lancar ke organ intim.

Penyakit seperti diabetes (kencing manis), tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan gangguan jantung dapat menghambat aliran darah sehingga menyebabkan lemah syahwat.

2. Ketidakseimbangan Hormon

Hormon testosteron berperan penting dalam gairah seksual pria.

Jika kadar hormon ini menurun, libido pun bisa ikut turun.

Kondisi ini sering terjadi pada pria usia lanjut, tetapi juga bisa dialami pria muda akibat gaya hidup tidak sehat.

3. Stres dan Tekanan Psikologis

Masalah pekerjaan, konflik rumah tangga, kecemasan, hingga depresi dapat memengaruhi performa seksual.

Faktor psikologis sering menjadi penyebab tersembunyi yang tidak di sadari.

4. Kebiasaan Tidak Sehat

Merokok, konsumsi alkohol berlebihan, kurang olahraga, dan pola makan tidak seimbang dapat merusak pembuluh darah serta menurunkan stamina, sehingga memicu lemah syahwat.

5. Efek Samping Obat-obatan

Beberapa jenis obat-obatan seperti obat-obatan tekanan darah, antidepresan, atau obat-obatan penenang dapat memengaruhi fungsi seksual sebagai efek sampingnya.

6. Penyakit Tertentu

Gangguan saraf, cedera tulang belakang, hingga penyakit kronis tertentu juga bisa memicu gangguan ereksi dan penurunan gairah seksual.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Bahaya Jika Dibiarkan

Lemah syahwat yang tidak di tangani dapat memperburuk kondisi psikologis pria, menurunkan rasa percaya diri (PD), bahkan memicu konflik dalam hubungan intim.

Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga bisa menjadi tanda awal penyakit serius yang belum terdiagnosis.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Jika keluhan terjadi berulang (kambuh) atau berlangsung lebih dari beberapa minggu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

Pemeriksaan dini membantu mengetahui penyebab pasti sehingga penanganan dapat di lakukan secara tepat dan efektif.

Lemah syahwat bukanlah kondisi yang patut di sembunyikan atau di abaikan. Mengenali penyebabnya sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi dan menjaga kualitas hidup.

Jangan ragu untuk mencari bantuan medis profesional agar kesehatan dan keharmonisan tetap terjaga.

Baca juga: Lemah Syahwat Pria Muda & Dampak pada Kesehatan Reproduksi

Solusi Tepat Atasi Lemah Syahwat di Klinik Apollo

Jangan Sepelekan! Ini Berbagai Penyebab Lemah Syahwat Pria bisa berkaitan dengan gangguan aliran darah, ketidakseimbangan hormon, stres berlebihan, hingga penyakit tertentu seperti diabetes (kencing manis) dan hipertensi.

Jika di biarkan tanpa penanganan, kondisi ini bukan hanya mengganggu kehidupan intim, tetapi juga dapat menurunkan rasa percaya diri (PD) dan memicu masalah dalam hubungan intim. Di Klinik Apollo Jakarta, Anda dapat menjalani pemeriksaan menyeluruh dengan tenaga medis berpengalaman, teknologi modern, serta layanan yang menjaga privasi pasien sehingga penyebab pasti dapat di ketahui dan di tangani secara tepat.

Jangan tunggu sampai semakin parah, segera konsultasikan keluhan Anda di Klinik Apollo Jakarta dan ambil langkah pasti untuk memulihkan performa serta kualitas hidup Anda sekarang juga.

Segera hubungi kami melalui WhatsApp di nomor 0812-1230-6882 atau kunjungi kontak kami di website untuk informasi lebih lanjut.

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yulia

Yulia
Yulia adalah seorang Content Writer di Klinik Apollo yang sudah berkecimpung di dunia kesehatan penyakit kelamin sejak tahun 2017.