Klinik Apollo – Munculnya benjolan kecil menyerupai kutil di buah zakar bisa membuat pria merasa khawatir. Sebagian orang menganggap benjolan tersebut hanya masalah kulit biasa.

Namun, pada kondisi tertentu, benjolan itu dapat menjadi tanda kutil kelamin akibat infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Kutil kelamin di buah zakar dapat muncul 1 per 1 atau berkelompok.

Bentuknya bisa menyerupai tonjolan kecil, berwarna seperti kulit, kecokelatan, atau tampak seperti kembang kol. Selain itu, sebagian penderita tidak mengalami keluhan, sedangkan sebagian lainnya merasakan gatal atau iritasi.

Meski demikian, tidak semua benjolan di skrotum merupakan kutil kelamin. Karena itu, pemeriksaan dokter ahli penting untuk memastikan penyebabnya dan menentukan pengobatan yang sesuai.

Apa Itu Kutil Kelamin di Buah Zakar?

Kutil kelamin adalah pertumbuhan jaringan pada area genital atau sekitar anus yang umumnya berkaitan dengan infeksi HPV.

Pada pria, kutil dapat muncul di penis, pangkal paha, area sekitar anus, maupun skrotum atau kantong zakar.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sekitar 90% kasus kutil anogenital di sebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11, yaitu tipe yang umumnya tidak menyebabkan kanker.

Namun, angka tersebut berlaku untuk kutil anogenital secara umum, bukan khusus kutil di buah zakar.

Infeksi HPV dapat terjadi tanpa gejala yang jelas.

Akibatnya, seseorang mungkin baru menyadari adanya infeksi setelah muncul benjolan beberapa minggu, bulan, bahkan lebih lama setelah terpapar.

Penyebab Kutil Kelamin di Buah Zakar

Penyebab utama kutil kelamin di buah zakar adalah infeksi HPV yang menular melalui kontak langsung dengan kulit atau area genital yang terinfeksi.

Berikut beberapa faktor yang perlu di ketahui.

1. Kontak seksual dengan orang yang terinfeksi HPV

HPV dapat menular melalui hubungan seksual vaginal, anal, maupun kontak intim antarkulit di area genital.

Penularan juga dapat terjadi meskipun pasangan seksual tidak menunjukkan kutil yang terlihat.

2. Berganti pasangan seksual

Memiliki pasangan seksual baru atau beberapa pasangan dapat meningkatkan peluang terpapar HPV.

Namun, infeksi HPV juga dapat terjadi pada seseorang yang hanya memiliki 1 pasangan seksual.

3. Tidak menyadari adanya infeksi

HPV sering tidak menimbulkan gejala.

Oleh sebab itu, seseorang dapat menularkan virus tanpa mengetahui bahwa dirinya terinfeksi.

4. Tidak menggunakan kondom secara konsisten

Kondom (pengaman atau pelindung) dapat membantu mengurangi risiko penularan HPV, tetapi tidak memberikan perlindungan penuh.

Hal ini karena virus dapat menginfeksi kulit genital yang tidak tertutup kondom (pengaman atau pelindung).

Ciri-ciri Kutil Kelamin di Buah Zakar

Gejala kutil kelamin dapat berbeda pada setiap orang, tergantung ukuran, jumlah, dan lokasi pertumbuhannya.

Beberapa ciri yang perlu di perhatikan antara lain:

  • Benjolan kecil pada skrotum: dapat berwarna seperti kulit, merah muda, kecokelatan, atau lebih gelap.
  • Permukaan tidak rata: benjolan bisa terasa kasar atau menyerupai kembang kol.
  • Tumbuh berkelompok: beberapa kutil dapat muncul berdekatan dan membentuk kumpulan benjolan.
  • Gatal atau iritasi: sebagian penderita merasakan gatal, meskipun banyak juga yang tidak mengalami keluhan.
  • Bertambah banyak atau membesar: kutil dapat berkembang seiring waktu jika tidak mendapatkan penanganan.

Namun, ciri-ciri tersebut tidak cukup untuk memastikan diagnosis.

Benjolan yang tampak serupa juga dapat di sebabkan oleh kondisi kulit lainnya.

Apakah Kutil di Buah Zakar Berbahaya?

Kutil kelamin tidak selalu menimbulkan komplikasi serius.

Akan tetapi, kondisi ini tetap perlu di periksa karena dapat menyebar ke area genital lainnya dan menular kepada pasangan seksual melalui kontak intim.

Sebagian kutil dapat menghilang dengan sendirinya, tetapi ada juga yang menetap atau bertambah banyak.

Selain itu, pengobatan yang menghilangkan kutil belum tentu menghilangkan HPV dari tubuh sehingga kutil dapat muncul kembali (kambuh).

HPV tipe 6 dan 11, yang paling sering menyebabkan kutil kelamin, umumnya berbeda dari tipe HPV berisiko tinggi yang berkaitan dengan kanker.

Meskipun demikian, benjolan yang tidak biasa tetap memerlukan pemeriksaan untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lain.

Cara Mengobati Kutil Kelamin di Buah Zakar

Cara mengobati kutil kelamin di buah zakar harus di sesuaikan dengan ukuran, jumlah, lokasi, dan kondisi kulit pasien.

Dokter ahli akan menentukan pilihan terapi setelah melakukan pemeriksaan.

Berikut beberapa pilihan penanganan medis yang dapat di gunakan.

1. Obat-obatan oles khusus kutil kelamin

Dokter ahli dapat meresepkan obat-obatan tertentu, untuk kasus yang sesuai.

Obat-obatan ini bekerja dengan membantu respons sistem kekebalan tubuh terhadap luka kutil.

Namun, tidak semua obat-obatan oles cocok di gunakan pada kulit skrotum.

Penggunaan harus mengikuti petunjuk dokter ahli untuk mengurangi risiko iritasi, luka, atau efek samping lainnya.

2. Krioterapi atau pembekuan kutil

Krioterapi merupakan prosedur medis yang menggunakan nitrogen cair untuk membekukan jaringan kutil.

Dokter ahli dapat mengulang prosedur dalam beberapa sesi, sesuai respons pengobatan.

Metode ini dapat menimbulkan rasa nyeri sementara, kemerahan, atau perubahan warna kulit.

3. Pengangkatan kutil melalui prosedur medis

Jika kutil berukuran besar, berjumlah banyak, atau tidak merespons terapi lain, dokter ahli dapat mempertimbangkan pengangkatan melalui tindakan bedah kecil, elektrokauter, atau laser sesuai indikasi.

Pemilihan tindakan harus mempertimbangkan lokasi kutil dan risiko terbentuknya jaringan parut.

Penting: Jangan menggunakan obat-obatan penghilang kutil biasa yang di jual bebas, terutama produk berbahan asam untuk kutil tangan atau kaki, pada buah zakar. Kulit area genital lebih sensitif dan berisiko mengalami iritasi atau luka.

Bagaimana Dokter Ahli Mendiagnosis Kutil Kelamin di Buah Zakar?

Dokter ahli umumnya mendiagnosis kutil kelamin melalui pemeriksaan langsung pada benjolan dan area genital.

Dokter ahli juga dapat menanyakan riwayat keluhan, kapan benjolan muncul, serta kemungkinan faktor risiko infeksi menular seksual (IMS).

Jika bentuk benjolan tidak khas, mengalami perubahan warna, mudah berdarah, mengalami luka, atau tidak merespons pengobatan, dokter ahli dapat mempertimbangkan biopsi untuk memastikan diagnosis.

Pemeriksaan HPV tidak direkomendasikan sebagai tes rutin untuk mendiagnosis kutil kelamin karena hasilnya tidak dapat memastikan penyebab benjolan tersebut.

Cara Mencegah Kutil Kelamin Muncul Kembali

Setelah menjalani pengobatan, pasien tetap perlu memperhatikan pencegahan karena kutil dapat kambuh.

Beberapa langkah yang dapat di lakukan meliputi:

  • Menghindari kontak seksual ketika kutil masih ada atau selama masa pemulihan sesuai anjuran dokter ahli.
  • Menggunakan kondom (pengaman atau pelindung) secara konsisten, meskipun perlindungannya terhadap HPV tidak sepenuhnya.
  • Mempertimbangkan vaksinasi HPV untuk membantu mencegah infeksi HPV tertentu, sesuai usia dan rekomendasi tenaga medis.
  • Tidak mencabut, memotong, atau menggaruk kutil sendiri.
  • Memeriksakan diri jika benjolan kembali muncul atau terdapat keluhan baru.

Jika di diagnosis mengalami kutil kelamin, pertimbangkan juga konsultasi mengenai pemeriksaan infeksi menular seksual (IMS) lainnya sesuai faktor risiko.

Kapan Harus Memeriksakan Kutil di Buah Zakar ke Dokter Ahli?

Segera jadwalkan pemeriksaan jika muncul benjolan baru pada buah zakar, terutama jika benjolan bertambah banyak, terasa nyeri, mudah berdarah, mengalami luka, atau berubah bentuk.

Perlu di ingat bahwa benjolan pada kulit skrotum berbeda dari benjolan yang terasa berada di dalam testis.

Jika terdapat benjolan di dalam testis, segera periksakan diri. Apabila nyeri testis muncul mendadak dan hebat, cari pertolongan medis darurat.

Pemeriksaan lebih awal membantu dokter ahli menentukan penyebab benjolan dan memilih penanganan yang tepat.

Konsultasi Kutil Kelamin di Klinik Apollo Jakarta

Kutil kelamin di buah zakar memerlukan pemeriksaan yang tepat agar tidak salah mengenali penyebab dan memilih pengobatan. Menggunakan obat-obatan tanpa diagnosis yang jelas justru dapat menimbulkan iritasi pada kulit genital yang sensitif.

Klinik Apollo Jakarta menyediakan layanan konsultasi dan penanganan masalah kulit dan kelamin, termasuk kutil kelamin.

Melalui pemeriksaan medis, pasien dapat memperoleh informasi mengenai kondisi yang di alami, pilihan pengobatan sesuai indikasi, serta anjuran perawatan lanjutan.

Jangan menunda pemeriksaan jika menemukan benjolan mencurigakan di area intim. Segera konsultasikan kondisi Anda ke Klinik Apollo Jakarta untuk mendapatkan pemeriksaan medis, rekomendasi pengobatan yang sesuai, dan pendampingan dalam menjaga kesehatan organ intim dengan mengutamakan privasi pasien.

Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yulia

Yulia
Yulia adalah seorang Content Writer di Klinik Apollo yang sudah berkecimpung di dunia kesehatan penyakit kelamin sejak tahun 2017.