Klinik Apollo, Jakarta – Kutil kelamin merupakan salah satu infeksi menular seksual (IMS), yang terjadi akibat virus Human Papillomavirus (HPV). Kondisi ini ditandai dengan munculnya benjolan kecil di area genital maupun anus.
Pada beberapa orang, kutil kelamin bisa menimbulkan rasa gatal, nyeri, bahkan berdarah. Gejala tersebut tidak boleh Anda abaikan, karena bisa menandakan adanya iritasi, luka, atau perubahan pada jaringan kulit.
Lantas, apakah penyebab kutil kelamin gatal dan berdarah berbahaya? Simak penjelasannya berikut ini!
Apakah Kutil Kelamin Gatal dan Berdarah Berbahaya?
Kutil kelamin yang terasa gatal dan berdarah, perlu mendapatkan perhatian medis. Meskipun sebagian besar kutil kelamin bersifat jinak, perdarahan merupakan salah satu tanda yang perlu diperiksa lebih lanjut.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lesi yang menyerupai kutil kelamin tetapi mengalami perdarahan atau luka perlu dievaluasi dan terkadang membutuhkan pemeriksaan biopsi.
Oleh karena itu, jangan menganggap kondisi tersebut sebagai iritasi biasa, terutama jika perdarahan terjadi berulang kali.
Penyebab Kutil Kelamin Gatal dan Berdarah
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kutil kelamin terasa gatal hingga mengeluarkan darah, antara lain:
1. Gesekan pada Kulit – Gesekan akibat pakaian ketat atau aktivitas seksual dapat menyebabkan kutil mengalami iritasi.
2. Kebiasaan Menggaruk – Menggaruk area yang gatal bisa melukai permukaan kutil sehingga menimbulkan perdarahan.
3. Ukuran Kutil Membesar – Kutil yang tumbuh semakin besar atau berkelompok lebih mudah mengalami gesekan dan luka.
4. Peradangan atau Infeksi – Iritasi dan peradangan pada jaringan sekitar bisa menyebabkan rasa tidak nyaman.
Apakah Kutil Kelamin Berdarah Bisa Berkembang Menjadi Kanker?
Kutil kelamin umumnya terjadi akibat HPV tipe 6 dan 11, yang berisiko rendah menyebabkan kanker. Namun, ada beberapa jenis HPV berisiko tinggi yang bisa menyebabkan perubahan sel yang berpotensi berkembang menjadi kanker, seperti kanker serviks, penis, vulva, dan anus.
Perlu diketahui bahwa kutil yang berdarah tidak selalu berarti kanker. Akan tetapi, perdarahan, luka, perubahan warna, atau benjolan yang mengeras perlu diperiksa untuk memastikan penyebabnya.
CDC merekomendasikan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk biopsi jika ditemukan lesi yang tidak biasa di area genital.
Cara Mengatasi Kutil Kelamin Gatal dan Keluar Darah
Penanganan kutil kelamin perlu sesuai dengan ukuran, jumlah, dan lokasi pertumbuhannya. Beberapa metode pengobatan yang bisa dilakukan oleh dokter meliputi:
- Krioterapi – Menghilangkan kutil menggunakan nitrogen cair
- Obat Oles Khusus – Menggunakan obat tertentu untuk membantu menghilangkan jaringan kutil
- Elektrokauter – Menghancurkan jaringan kutil menggunakan energi listrik
- Tindakan Bedah – Mengangkat kutil, terutama jika ukurannya besar atau jumlahnya banyak
Selama pengobatan, hindari menggaruk, memotong, atau memencet kutil sendiri. Jangan menggunakan obat penghilang kutil biasa yang dijual bebas, karena bisa melukai kutil genital.
CDC menjelaskan bahwa pemilihan pengobatan harus mempertimbangkan kondisi dan lokasi kutil pada setiap pasien.
Kapan Harus Memeriksakan Kutil Kelamin ke Dokter?
Segera lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kulit dan kelamin, apabila mengalami beberapa kondisi berikut:
- Kutil kelamin sering terasa gatal atau nyeri
- Kutil mengeluarkan darah secara berulang
- Benjolan semakin membesar atau bertambah banyak
- Muncul luka atau perubahan warna pada kutil
- Terdapat cairan tidak normal dari area genital
Pemeriksaan sejak dini bisa membantu dokter berpengalaman seperti di Klinik Apollo Jakarta, untuk memastikan diagnosis dan menentukan penanganan yang sesuai.
FAQ Seputar Kutil Kelamin Gatal dan Berdarah
1. Apakah Kutil Kelamin yang Gatal Berbahaya?
Tidak selalu berbahaya. Namun, rasa gatal bisa terjadi akibat iritasi atau peradangan sehingga perlu diperiksa jika berlangsung terus-menerus.
2. Mengapa Kutil Kelamin Bisa Mengeluarkan Darah?
Perdarahan bisa terjadi akibat gesekan, garukan, atau luka pada permukaan kutil. Perdarahan berulang perlu diperiksa dokter.
3. Apakah Kutil Kelamin Bisa Sembuh Sendiri?
Sebagian kutil kelamin bisa menghilang tanpa pengobatan. Namun, ada juga yang menetap, membesar, atau bertambah banyak.
4. Apakah Kutil Kelamin Berdarah Harus Segera Diobati?
Ya. Sebaiknya segera diperiksa untuk mengetahui penyebab perdarahan dan memastikan tidak terdapat kelainan jaringan lainnya.
5. Apakah Kutil Kelamin Bisa Muncul Kembali Setelah Diobati?
Bisa. Pengobatan bisa menghilangkan kutil yang terlihat, tetapi tidak selalu menghilangkan virus HPV sehingga kutil bisa muncul kembali.
Baca Juga: Awas Keliru! Ini Bedanya Kutil Kelamin dan Papula Mutiara
Jalani Pengobatan Kutil Kelamin yang Tepat di Klinik Apollo Jakarta
Berkonsultasi dengan dokter berpengalaman seperti di Klinik Apollo Jakarta, bisa membantu Anda menentukan penanganan mana yang tepat untuk Anda.
Dengan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap, tim medis kami bisa memberikan perawatan yang tepat dan penanganan medis yang optimal.
Jangan menunda pemeriksaan jika mengalami gejala yang telah kita bahas di atas. Konsultasikan kondisi Anda dengan dokter kami melalui layanan Konsultasi Dokter Online, yang tersedia untuk memudahkan Anda berkonsultasi kapan saja.
Layanan ini tersedia melalui Chat WhatsApp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis. Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.
Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta



