Kenali Tanda-Tanda Penyakit Raja Singa yang Berbahaya

Klinik Apollo – Ketahui tanda-tanda penyakit raja singa yang mematikan, jangan disepelekan dan segera konsultasikan ke dokter.

Penyakit raja singa adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh sejenis bakteri. Kasus pada pria sangat meningkat terutama pria yang berhubungan seksual dengan pria juga.

Tanda pertama penyakit raja singa adalah luka kecil tanpa rasa sakit. Luka bisa muncul di organ seksual seperti pada rektum atau didalam mulut.

Tanda-tanda penyakit raja singa seperti luka atau disebut chancre. Pada kebanyakan orang sering tidak menyadarinya.

Penyakit raja singa dapat menjadi tantangan untuk didiagnosis. Seseorang dapat terkena tanpa menunjukkan gejala apapun selama bertahun-tahun.

Penyakit raja singa jika tidak segera diobati untuk waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan besar pada organ penting seperti jantung dan otak.

Penyakit raja singa menyebar melalui kontak langsung dengan chancre dan tidak dapat ditularkan melalui toilet umum, mengenakan pakaian atau menggunakan peralatan makan bersama.

Tahapan Tanda-Tanda Penyakit Raja Singa

tahapan tanda-tanda penyakit raja singa

Img: klinikapollojakarta.com

Ada beberapa tahapan dan tanda-tanda penyakit raja singa seperti tahap primer, tahap sekunder, tahap laten dan tahap tersier.

Penyakit raja singa paling menular pada tahap primer dan tahap sekunder. Ketika penyakit raja singa berada dalam tahap laten, penyakitnya tetap aktif akan tetapi jarang menimbulkan gejala.

Tahap tersier yang paling merusak kesehatan.

  • Tahap Primer

Tahap primer terjadi sekitar 3 sampai 4 minggu setelah terkena bakteri. Biasanya muncul dengan luka kecil yang disebut chancre.

Chancre tidak menimbulkan rasa sakit, akan tetapi sangat menular. Luka ini bisa muncul dimanapun bakteri masuk ke dalam tubuh, seperti di mulut, alat kelamin atau rektum.

Rata-rata luka muncul sekitar 3 minggu setelah infeksi, akan tetapi bisa juga muncul sekitar 10 hingga 90 hari untuk muncul. Rasa sakit tetap ada dimana saja dari 2 hingga 6 minggu.

  • Tahap Sekunder

Ruam kulit dan sakit tenggorokan dapat berkembang selama tahap kedua. Ruam tidak akan terasa gatal dan biasanya ditemukan ditelapak tangan dan ditelapak kaki, akan tetapi dapat muncul dibagian tubuh mana saja.

Beberapa orang tidak memperhatikan ruamnya. Gejala lainnya meliputi sakit kepala, pembengkakan kelenjar getah bening, kelelahan, demam, penurunan berat badan, rambut rontok dan sendi sakit.

Gejala ini akan hilang sesuai pengobatan yang dilakukan. Namun tanpa adanya pengobatan, seseorang akan tetap terkena penyakit raja singa.

Baca Juga: Ketahui Jenis Penyakit Raja Singa, Simak Disini…

  • Tahap Laten

Tahap laten muncul saat tahap primer dan tahap sekunder menghilang dan tidak akan adanya gejala yang terlihat pada tahap ini.

Namun bakteri tetap ada didalam tubuh. Tahap ini bisa berlangsung selama bertahun-tahun sebelum berkembang menjadi tahap tersier.

  • Tahap Tersier

Tahap tersier dapat muncul beberapa tahun setelah infeksi awal dan dapat mengancam jiwa.

Gejalanya dapat meliputi kebutaan, ketulian, penyakit kejiwaan, hilang ingatan, kerusakan jaringan lunak dan tulang, gangguan neurologis seperti stroke atau meningitis, penyakit jantung dan neurosifilis atau infeksi otak atau sumsum tulang belakang.

Bagaimana Penyakit Raja Singa Didiagnosis?

cara mendiagnosis penyakit raja singa

Img: Canva

Jika menderita penyakit raja singa, maka segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter.

Beberapa tes yang dilakukan biasanya dengan sampel darah dan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

Jika adanya luka, kemungkinan dengan mengambil sampel dari luka untuk menentukan adanya bakteri penyakit raja singa.

Dengan mengetahui tanda-tanda penyakit raja singa maka akan dengan mudah mendiagnosis penyakit raja singa.

Selalu konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui perkembangan penyakit dan jenis pengobatan yang akan dilakukan untuk upaya penyembuhannya.

Metode Pengobatan

metode pengobatan sifilis

Img: Canva

Tahap primer dan tahap sekunder mudah diobati dengan pengobatan yang efektif. Seseorang yang alergi terhadap pengobatannya biasanya akan dilakukan dengan pengobatan yang lain.

Jika menderita neurosifilis, maka pengobatan dosis nya berbeda dengan secara intravena. Penyakit raja singa lanjut sulit untuk dipulihkan.

Bakteri dapat dimatikan akan tetapi pengobatan kemungkinan besar akan fokus pada pengurangan rasa sakit dan ketidaknyamanan.

Selama pengobatan, pastikan untuk menghindari kontak seksualsehingga semua luka ditubuh sembuh.

Jika aktif secara seksual, maka pasangan seksualnya juga harus melakukan pengobatan.

Pengobatan ini harus dilakukan secepatnya tanpa menunda-nunda. Semakin cepat semakin baik. Konsultkasikan di Klinik Apollo agar pengobatan Anda berjalan dengan lancar.

Segera Konsultasikan di Klinik Apollo

tanda-tanda penyakit raja singa klinik apollo

Img: klinikapollojakarta.com

Melakukan pemeriksaan di Klinik Apollo akan ditangani secara langsung oleh dokter ahli dan staff medis yang handal dibidangnya.

Selain itu biaya pengobatan yang sangat terjangkau. Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta, Indonesia.

Klinik Apollo sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya dalam setiap pengobatan dan pelayanannya.

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di nomor 0815-1466-6512.

Dan jika mempunyai pertanyaan lainnya seputar penyakit kelamin, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi medis online secara gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.