Apa yang dimaksud dengan uretritis gonokokal? Uretritis adalah peradangan pada uretra.

Nyeri saat kencing adalah gejala utama uretritis. Uretritis umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, paling sering melalui kontak seksual.

Uretritis adalah peradangan pada uretra yaitu saluran yang membawa kencing dari kandung kemih keluar dari tubuh.

Berikut Klinik Apollo akan menjelaskan mengenai pengertian serta penyebab uretritis gonokokal, mari simak artikel di bawah ini.

Gejala dan Penyebab Uretritis Gonokokal

Gejala Uretritis Gonokokal

Img: klinikapollojakarta.com

NGU atau uretritis non spesifik (NSU) ketika tidak ada penyebab yang dapat ditemukan. Gejala utama radang uretra akibat uretritis adalah nyeri saat kencing.

Selain rasa sakit, gejala uretritis pada pria dan wanita dapat meliputi:

  • Merasa sering untuk kencing atau merasa terdesak untuk kencing.
  • Kesulitan memulai kencing.
  • Uretritis juga dapat menyebabkan gatal, nyeri atau ketidaknyamanan saat seseorang tidak kencing.
  • Sakit saat berhubungan seksual.
  • Keluarnya cairan dari lubang uretra atau dari vagina (wanita).
  • Darah dalam air mani atau urine (pria).
  • Keluarnya cairan berwarna putih atau keruh dari ujung penis (pria).
  • Sensasi terbakar atau nyeri saat kencing.
  • Ujung penis terasa perih (pria).

Baca Juga: Cara Pencegahan Penyakit Uretritis, Simak Disini…

Faktor yang Mempengaruhi Uretritis Gonokokal

Sebagian besar gejala uretritis karena infeksi oleh bakteri yang masuk ke uretra dari kulit di sekitar lubang uretra.

Bakteri yang biasanya menyebabkan uretritis meliputi:

  • Bakteri di dalam tinja dan di sekitar tinja.
  • Herpes simpleks virus (HSV-1 dan HSV-2) juga dapat menyebabkan uretritis. Trichomonas adalah penyebab lain dari uretritis.

Pada pria, gonore dan klamidia terkadang menyebabkan epididimitis, infeksi pada epididimis yaitu saluran di bagian luar testis. Baik PID dan epididimitis dapat menyebabkan infertilitas.

NGU juga dapat memiliki sejumlah kemungkinan penyebab, termasuk:

  • Iritasi atau kerusakan pada uretra.
  • Infeksi menular seksual seperti klamidia.
  • Ada banyak kasus NGU dan tidak ada infeksi.

NGU dapat mengalami beberapa komplikasi misalnya kondisinya dapat terus kembali (kambuh).

Konsultasikan dengan dokter jika masih memiliki gejala setelah menyelesaikan pengobatan antibiotik.

Komplikasi uretritis non gonokokal dapat termasuk:

  • Arthritis reaktif yaitu ketika sistem kekebalan tubuh mulai menyerang jaringan sehat yang dapat menyebabkan nyeri sendi dan konjungtivitis.
  • Epididymo orchitis yaitu peradangan di dalam testis.
  • Wanita sering tidak memiliki gejala NGU. Namun dapat menyebabkan penyakit radang panggul (PID) jika disebabkan oleh klamidia dan tidak diobati.
  • Gejala PID yang kambuh dikaitkan dengan peningkatan risiko infertilitas.

Metode Pengobatan

Diagnosis uretritis dilakukan ketika dokter menanyakan riwayat kesehatan dan menanyakan gejalanya.

Jika Anda mengalami kencing yang menyakitkan, mungkin adanya infeksi. Maka harus segera mengobatinya dengan pengobatan antibiotik.

Ada beberapa tes yang dapat digunakan untuk mendiagnosis NGU dan untuk memastikan diagnosisnya benar.

Tes tersebut adalah:

  • Tes swab

Sampel cairan diambil dari uretra menggunakan swab yang seperti cotton bud kecil. Penyeka tidak menyakitkan, tetapi bisa terasa sedikit tidak nyaman selama beberapa detik

  • Tes urine

Anda tidak boleh kencing kurang lebih selama 2 jam sebelum memberikan sampel urine, karena ini dapat membantu membuat hasil tes lebih akurat.

Sangat penting untuk periksa pasangan seksual sebelumnya dan sekarang untuk mendapat pengobatan, guna mencegah infeksi menyebar ke orang lain.

Anda harus menghindari berhubungan seksual, termasuk seks anal dan seks oral, sampai menyelesaikan semua pengobatan antibiotik.

Setelah pengobatan selesai dan gejalanya hilang, seharusnya aman untuk mulai berhubungan seksual lagi.

Penyebab NGU adalah infeksi menular seksual, jadi melakukan seks yang aman adalah cara terbaik untuk mengurangi risiko.

Seks yang lebih aman melibatkan penggunaan kontrasepsi penghalang, seperti kondom dan melakukan pemeriksaan secara rutin dengan dokter.

Segera Konsultasi di Klinik Kelamin Jakarta

apa itu uretritis gonokokal klinik kelamin jakarta

Img: klinikapollojakarta.com

Klinik Apollo adalah klinik kelamin Jakarta, pasien akan langsung ditangani oleh dokter ahli dan staff medis yang handal dibidangnya.

Selain itu, biaya pengobatan yang sangat terjangkau. Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta, Indonesia.

Klinik kami sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya dalam setiap pengobatan dan pelayanannya.

Dan jika mempunyai pertanyaan lainnya seputar penyakit kelamin, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi medis online secara gratis.

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Klinik Apollo Jakarta

Seorang penulis artikel yang memiliki gaya yang unik, aneh dan keren, serta dengan latar belakang yang beragam. Tinggal di kota metropolitan yang sibuk, terpukau oleh keanekaragaman dunia di sekitarnya, terutama di bidang kesehatan organ reproduksi.

Leave A Comment