Akibat Keputihan Berlebihan, Apa Berbahaya?

Klinik ApolloAkibat keputihan berlebihan atau keputihan dalam jumlah tertentu termasuk normal.

Perlu Anda ketahui, biasanya penampilan dan jumlah cairan yang dikeluarkan oleh vagina biasanya bisa berubah selama siklus menstruasi yang terjadi akibat perubahan hormonal dalam tubuh.

Cairan yang keluar biasanya berwarna bening atau berwarna seperti putih susu dan tidak berbau.

Berikut Klinik Apollo akan membahasnya pada artikel di bawah ini, mari simak bersama.

Penyebab dan Akibat Keputihan Berlebihan

Akibat Keputihan Berlebihan

Img: klinikapollojakarta.com

Penyebab meningkatnya keputihan dapat dikelompokkan menjadi 3 berdasarkan usia yang terkena, seperti pra pubertas, reproduksi, dan pascamenopause.

Jika terjadi keputihan yang tidak normal, termasuk penggunaan antibiotik baru-baru ini, infeksi jamur, vaginosis bakteri, penyakit radang panggul, penyakit menular seksual atau sabun beraroma yang kemungkinan bisa membuat alergi atau iritasi.

Biasanya warna keputihan yang normal dari bening atau seperti susu hingga berwarna putih. Konsistensi keputihan juga beragam, mulai dari encer hingga kental dan lengket.

Jika Anda mengalami gejala keputihan, sebaiknya langsung konsultasikan ke dokter.

Berikut adalah gejala yang harus Anda perhatikan, yaitu:

  • Keputihan berwarna kuning, berwarna hijau atau berwarna abu-abu.
  • Keputihan berbau busuk.
  • Debit yang terlihat mirip dengan keju.
  • Terasa gatal atau terasa terbakar di dalam alat kelamin atau di dekat alat kelamin.

Setelah itu, dokter dapat dengan mudah mengobati sebagian besar infeksi vagina menggunakan pengobatan antimikroba.

Bergantung pada tingkat keparahan infeksi, seseorang kemungkinan melihat gejalanya membaik dalam beberapa hari hingga beberapa minggu.

Keputihan yang sehat bervariasi dari orang ke orang. Itu juga berubah selama siklus menstruasi.

Gejala Keputihan Tidak Normal

Jika Anda mengalami keputihan yang tidak normal, sebaiknya jangan dibiarkan. Hal tersebut bisa saja terjadi karena adanya infeksi atau gangguan lainnya.

Berikut tanda-tanda yang harus Anda waspadai, yaitu:

  • Peningkatan jumlah keputihan.
  • Perubahan bau atau konsistensi cairan.
  • Nyeri yang menyertai keputihan.

Efek dari keputihan yang tidak normal, memang sangat mengganggu dan menyebabkan ketidaknyamanan.

Kami akan memberikan sedikit tips untuk menangani keputihan yang tidak normal atau berat, yaitu:

  • Pakai panty liner, pastikan untuk tidak membiarkannya menjadi terlalu lembab, karena dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK) dan vaginitis.
  • Pilih pakaian dalam yang menyerap keringat yang terbuat dari serat alami seperti katun.
  • Hindari memakai celana ketat.
  • Hindari menggunakan produk kebersihan yang mengandung pewangi tambahan, zat pewarna atau bahan kimia keras lainnya.
  • Lap dari area depan ke area belakang saat kencing atau BAB.

Baca Juga: Bahaya Keputihan Pada Wanita, Segera Lakukan Penanganan!

Cara Mengobati Keputihan yang Berlebihan

Bagaimana cara mengobati keputihan yang berlebihan? Tergantung pada penyebab mendasarnya.

Seseorang dapat mengurangi gejala vaginitas dengan cara menghindari sumber iritasi.

Biasanya dokter melakukan pengobatan dengan menggunakan antibiotik atau pengobatan anti jamur.

Biasanya dokter akan merekomendasikan agar wanita mengunggu dalam 7 hingga 10 hari setelah melakukan pengobatan, sebelum berhubungan seksual kembali.

Dengan mempertahankan berat badan yang sehat dan makan makanan yang bervariasi rendah gula, juga dapat membantu memperbaiki beberapa gejala PCOS.

PCOS (Polycystic Ovarian Syndrome) adalah gangguan hormon yang terjadi pada wanita di usia subur.

Jika keputihan mulai memburuk, seperti berwarna kuning, hijau, abu-abu atau berbau busuk dapat mengindikasikan infeksi.

Segera melakukan pemeriksaan jika mengalami hal seperti ini:

  • Terasa gatal atau terasa terbakar di dekat alat kelamin.
  • Ketidaknyamanan atau nyeri saat buang air kecil (kencing).

Cara Mencegah Infeksi

Jika keputihan tidak hilang setelah beberapa hari, konsultasikan dengan dokter yang akan meresepkan pengobatan tergantung pada apa yang menyebabkan masalah.

Berikut adalah cara mencegah infeksi yang terjadi akibat keputihan berlebihan, yaitu:

  • Mengkonsumsi yogurt dengan biakan hidup atau mengkonsumsi pengobatan lactobacillus acidophilus jika melakukan pengobatan antibiotik.
  • Menjaga kebersihan pribadi yang baik. Jaga area genital tetap bersih dan tetap kering dan hindari douching, karena dapat memperburuk keputihan dengan menyingkirkan bakteri sehat yang melapisi vagina.
  • Usap dari area depan ke area belakang setelah buang air kecil (kencing) atau buang air besar (BAB) untuk menghindari penyebaran bakteri ke vagina.
  • Hindari mengenakan pakaian yang sangat ketat seperti skintight jeans atau celana pendek yang dapat menyebabkan iritasi. Hindari pakaian dalam sintetis dan sutra karena dapat membatasi aliran udara dan meningkatkan keringat di area genital.
  • Gunakan kondom selama hubungan seksual untuk menghindari tertular atau menyebarkan penyakit menular seksual (PMS).

Segera konsultasikan di Klinik Apollo

Klinik Apollo Jakarta

Img: klinikapollojakarta.com

Klinik Apollo adalah klinik kelamin terbaik di Jakarta, pasien akan langsung ditangani oleh dokter ahli dan staff medis yang handal dibidangnya.

Selain itu biaya pengobatan yang sangat terjangkau. Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta, Indonesia.

Klinik Apollo sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya dalam setiap pengobatan dan pelayanannya.

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di nomor 0812-8580-4316.

Dan jika mempunyai pertanyaan lainnya seputar penyakit kelamin, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi medis online secara gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.