Ciri-Ciri Penyakit Herpes, Wajib Tahu!

Ciri-Ciri Herpes

Img: klinikapollojakarta.com

Klinik Apollo – Cara mengetahui ciri-ciri penyakit herpes genital. Herpes genital merupakan jenis penyakit menular seksual (PMS).

Penyakit ini dapat ditularkan melalui hubungan seks vaginal, seks anal, dan seks oral. Hal yang dapat meredakan dan menyembuhkan penyakit ini, tentu dengan melakukan pengobatan.

Penyakit herpes ini tidak memiliki obat, lalu bagaimana bisa sembuh? Klinik Apollo akan menjelaskannya di bawah ini.

Apa itu Herpes?

Apa itu Herpes

Img: klinikapollojakarta.com

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, herpes merupakan penyakit menular seksual yang bisa tertular dari hubungan seksual.

Biasanya gejala herpes ini dapat hilang dengan sendirinya, tetapi terkadang muncul lepuhan kembali (kambuh).

Herpes genital ini disebabkan oleh virus yang biasa disebut herpes simpleks virus (HSV). Jenis ini dibagi menjadi dua dan memiliki tipe yang berbeda.

  • Virus jenis pertama adalah virus yang dapat menyebabkan luka dingin di sekitar mulut.
  • Virus jenis kedua biasanya langsung menyerang ke alat kelamin.

Jika seseorang terkena penyakit herpes genital ini, biasanya akan merasa sangat sakit di daerah sekitar alat kelamin.

Penyebab Herpes Genital

Herpes simpleks virus (HSV) mudah ditularkan dari orang ke orang lainnya melalui kontak dekat dan langsung, seperti bercuiuman dan melakukan hubungan seksual tanpa kondom.

Penularan penyakit ini cukup mengerikan, bahkan tidak perlu ada luka atau gejala yang terlihat. Karena virus ini bisa aktif hanya dengan menyentuh kulit tanpa harus menyebabkan luka.

Kondisi ini disebut dengan herpes tanpa gejala. Herpes juga dapat ditularkan pada bayi yang baru lahir.

Kejadian ini dapat terjadi jika gejala pertama herpes didiagnosis sebelum atau pada awal kehamilan, dan jika tidak ada luka yang terlihat pada saat melahirkan.

Gejala atau Ciri-Ciri Herpes Genital

Kebanyakan orang yang terkena virus herpes tidak akan mengalami gejala apapun saat pertama kali terinfeksi.

Gejala tersebut biasanya akan terasa sekitar 2 hingga 12 hari setelah terinfeksi. Bahkan, gejalanya kadang tidak terlihat setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun, setelah kontak dengan virus.

Setelah terinfeksi herpes, virus akan ada di dalam tubuh dan bisa tertidur dalam waktu yang cukup lama, tetapi virus dapat aktif kembali di area awal yang terkena infeksi.

Jika virus aktif kembali, maka luka akan muncul kembali atau kambuh. Gejala yang kambuh biasanya tidak separah atau lama seperti yang pertama dan kemungkinan gejala tidak akan berulang kembali.

Gejala pertama biasanya berupa bintik-bintik atau benjolan berwarna merah di sekitar area genital, hal ini sangat menyakitkan.

Jika sudah waktunya, pembengkakan ini dapat pecah dan membentuk luka atau borok yang secara bertahap mengeras, dan membentuk kulit baru saat sembuh.

Kontak Klink Apollo

Img: klinikapollojakarta.com

Gejala atau ciri lain herpes antara lain:

  • Nyeri di dalam vagina, kepala penis atau bagian belakang (rektum).
  • Keputihan.
  • Sakit kencing atau tidak bisa buang air kecil.
  • Demam.
  • Gejala seperti flu, sakit punggung, sakit kepala dan demam.
  • Pembengkakan ringan pada kelenjar getah bening di selangkangan, ketiak dan leher.

Jika Anda terkena infeksi berulang atau kambuh, gejalanya antara lain:

  • Sensasi kesemutan atau sensasi terbakar sebelum lepuhan muncul (ini bisa menandakan dimulainya infeksi berulang atau kekambuhan)
  • Lepuhan berwarna merah yang menyakitkan yang segera pecah meninggalkan bisul.
  • Rasa sakit di dalam vagina, kepala penis atau bagian belakang.

Cara Mendiagnosis Herpes

Jika Anda sudah memeriksa ke dokter dan kemungkinan menderita herpes genital, maka harus berkonsultasi.

Jika terdapat gejala seperti luka dan bisul, kemungkinan dokter akan langsung mendiagnosisnya.

Tetapi, jika terdapat lepuhan yang terlihat, mungkin dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan swab untuk tes usap dan memeriksa herpes jenis apa.

Tes usap ini juga dapat menguji penyakit infeksi menular seksual (IMS) lain yang dapat menyababkan luka yang disebut dengan sipilis (raja singa).

Tes ini dapat diandalkan untuk memeriksa penyakit herpes genital, tetapi jika luka terlalu kering, kemungkinan kecil untuk menemukan hasil yang positif.

Baca Juga: Gejala Penyakit Virus Herpes

Mengobati Ciri-Ciri Herpes

Meskipun tidak ada pengobatan mengenai penyakit herpes ini, tetapi gejala dan cirinya bisa diobati.

Gejala herpes berulang atau kambuh dapat hilang tanpa melakukan pengobatan apa pun.

Dengan cara melakukan pengobatan antivirus, dapat mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi keparahan gejalanya.

Jika Anda langsung melakukan pengobatan setelah gejala muncul, hal itu dapat mempersingkat atau bisa menghentikan gelajanya.

Beberapa orang banyak mengalami kekambuhan herpes genital. Dalam kasus seperti ini, pengobatan yang lebih lama dapat mencegah gejala berulang.

Sebaiknya konsultasikan ke dokter mengenai pilihan metode pengobatan yang cocok.

Karena sangat penting menjaga kebersihan di sekitar area tersebut dengan memandikan area tersebut dengan air asin hangat.

Minumlah minuman ringan seperti air mineral atau minuman ringan lainnya, agar saat buang air kecil (urine) tidak terlalu menyakitkan.

Efek Gejala Herpes

Jika sedang hamil dan mengetahui memiliki infeksi herpes genital, konsultasikan dengan dokter. Karena tidak ada tes skrining untuk herpes, hanya disarankan untuk melakukan tes jika memiliki gejala.

Pengobatan pertama kali saat terinfeksi herpes genital yang kemungkinan diresepkan, seperti pengobatan antivirus untuk menghentikan gejala yang semakin parah dan pengobatan untuk rasa sakit.

Jika memiliki gejala selama lebih dari 5 hari sebelum melakukan pemeriksaan dengan dokter, maka masih bisa melakukan tes untuk mengetahui penyebabnya.

Pengobatan jika lepuhan kambuh, lakukan pemeriksaan dengan dokter jika telah didiagnosis dengan herpes genital dan membutuhkan pengobatan untuk gejalanya.

Pengobatan antivirus dapat membantu mempersingkat gejalanya dalam 1 hari atau 2 hari jika mulai melakukan pengobatan setelah gejalanya muncul.

Tapi gejalanya biasanya sembuh dengan sendirinya, jadi kemungkinan tidak memerlukan pengobatan. Gejala berulang (kekambuhan) biasanya lebih ringan daripada gejala pertama herpes genital.

Seiring waktu, gejalanya cenderung lebih jarang terjadi dan tidak terlalu parah. Beberapa orang tidak pernah mengalami gejala.

Beberapa orang yang memiliki lebih dari 6 gejala dalam 1 tahun dapat melakukan pengobatan antivirus selama 6 bulan hingga 12 bulan.

Jika masih memiliki gejala atau ciri-ciri herpes genital terlalu lama, kemungkinan Anda harus melakukan pemeriksaan ulang dengan dokter.

Segera Konsultasikan di Klinik Apollo

Klinik Apollo Jakarta

Img: klinikapollojakarta.com

Melakukan pemeriksaan di Klinik Apollo akan ditangani secara langsung oleh dokter ahli dan staff medis yang handal dibidangnya. Selain itu biaya pengobatan yang sangat terjangkau.

Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta, Indonesia. Klinik Apollo sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya dalam setiap pengobatan dan pelayanannya.

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di nomor 0815-1466-6512. Dan jika mempunyai pertanyaan lainnya seputar penyakit kelamin, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi medis online secara gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.