Klinik Apollo, Jakarta – Penularan kencing nanah tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya, bakteri Neisseria gonorhoeae yang menjadi bakteri penyebabnya sangat mudah menyebarkan infeksi.

Diketahui, cara penularan kencing nanah begitu beragam. Jika tidak dicegah dan ditangani segera, bahkan didiamkan tanpa tindakan apa pun, penyakit yang juga disebut gonore ini dapat menimbulkan komplikasi.

Komplikasi yang terjadi akibat gonore, antara lain infeksi prostat, konjungtivitis, radang panggul, dan konjungtivitis. Semua dampak dari penyakit tersebut tergolong serius.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Bagaimana Cara Penularan Kencing Nanah?

Wanita muda yang aktif berseksual dan pria yang berhubungan dengan pria lain begitu rentan tertular kencing nanah.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa masa terinfeksi bakteri hingga muncul gejala, biasanya terjadi sangat cepat, yakni antara 2-5 hari.

Perlu diperhatikan, tidak semua pengidap mengalami kondisi yang sama. Terkadang, gejalanya tidak muncul hingga berbulan-bulan.

Hingga kini, Infeksi gonore menjadi masalah kesehatan global yang serius. Penanganan dan pencegahan terhadap penularan perlu diperhatikan.

Berikut adalah cara penularan kencing nanah yang harus diwaspadai.

1. Penetrasi Vaginal

Penularan penyakit ini dari pria kepada wanita melalui vagina lebih besar daripada wanita kepada pria.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena ejakulasi dari pria dengan penyakit kencing nanah mengandung jutaan mikroba sehingga memungkinkan pasangannya untuk terjangkit.

Semenatra itu, wanita yang terinfeksi gonorrhea umumnya tidak merasakan tanda apa pun. Sementara pria cenderung akan mendapati gejala dalam seminggu pertama.

Adapun tanda-tanda pada pria yang terkontaminasi gonore, yaitu rasa nyeri dan cairan abnormal (nanah) yang keluar dari kelamin.

2. Hubungan Seks Oral

Seks oral merupakan salah satu cara penularan bakteri pemicu  gonore. Akan tetapi, kencing nanah yang terjadi lewat oral lebih jarang daripada gonore genital.

Hubungan seks oral sering kali dilakukan untuk merangsang area genitalia pasangan, baik vagina maupun penis.

Bakteri Neisseria gonorrheaea yang terkandung di air mani, mungkin saja terhisap oleha pasangan, kemudian menginfeksi tenggorokan.

Tanda yang muncul dari gonore akibat hubungan seks oral ini adalah gatal dan nyeri di tenggorokan, serta kesulitan untuk menelan makanan. Namun, kondisi tersebut jarang terjadi.

3. Berhubungan Lewat Dubur

Ketahuilah bahwa berhubungan seksual lewat dubur atau seks anal dapat mempermudah bakteri dalam menginfeksi wanita.

Cairan pelumas saat berhubungan seksual sejatinya tidak keluar dari dubur. Di samping itu, gesekan yang berulang juga berpeluang untuk melukai jaringan di dalamnya.

Bakteri dalam cairan semen (air mani) bisa masuk dengan mudah dan menginfeksi jaringan.

Selain itu, menyeka anus dengan tangan yang telah terkena sperma pasangan yang terinfeksi juga dapat menjadi sumber penularan. Biasanya, infeksi kencing nanah dalam anus tidak menimbulkan gejala yang jelas.

Dalam beberapa kasus, beberapa gejala, seperti gatal, nyeri saat buang air besar (BAB), dan cairan yang tidak normal dari anus bisa muncul.

4. Persalinan

Persalinan juga dapat menjadi media bagi bakteri untuk menularkan penyakit kencing nanah, selain ketiga cara di atas.

Jadi, wanita yang mengandung dapat menyebarkan infeksi gonore kepada buah hatinya pada saat persalinan.

Ketika bayi sedang dalam proses kelahiran, bakteri yang menimbulkan penyakit ini dapat tertelan. Apabila tidak ada penanganan, buah hati bisa mengembangkan infeksi mata pada kemudian hari.

>> Konsultasi Online Gratis Di Sini <<

Mencegah Penyakit Kencing Nanah secara Efektif

Berhubungan badan dengan orang yang terinfeksi bakteri pemicu kencing nanah bisa membuat Anda tertular. Namun, jangan khawatir. Ada berbagai pencegahan untuk penyakit menular seksual ini.

Berikut ini cara mencegah penyakit kencing nanah yang perlu Anda pahami:

  • Menggunakan pengaman saat bercinta. Cara tersebut efektif dalam mencegah kondisi ini. Namun, alat pengaman, kondom, misalnya, bukanlah pelindung yang mutlak.
  • Berhubungan suami dan istri hanya dengan satu pasangan. Pastikan bahwa tubuh tidak terinfeksi supaya tips ini bermanfaat secara optimal.
  • Menjauh dan jangan berhubungan dengan penderita. Anda harus menjauhi aktivitas seksual dengan pengidap karena kencing nanah bisa mengkontaminasi dengan cairan genital.

Selain itu, penting untuk melakukan cek medis secara rutin, apalagi untuk orang-orang yang aktif secara seksual. Lakukan pemeriksaan yang bertujuan untuk mencegah kencing nanah ini dalam setahuns sekali.

Baca Juga: Remaja Bisa Kena Kencing Nanah, Apa Ciri-Ciri Kondisinya?

Mencegah Penularan Kencing Nanah di Klinik Apollo

Kencing nanah adalah penyakit yang tidak pandang bulu. Semua jenis kelamin, pria maupun wanita, selama aktif berseksual, mudah bagi bakteri menginfeksi mereka.

Pengobatan dengan dokter spesialis merupakan langkah yang wajib dilakukan untuk menghentikan gejala.

Klinik Apollo yang berperan sebagai tempat pengobatan penyakit kelamin di Jakarta akan memberikan pelayanan terbaik dalam mencegah penularan kencing nanah.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Klinik Apollo mengenai penyakit menular seksual (PMS) secara gratis. Anda bisa mengakses pelayanan kami melalui tautan yang terlampir.

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yusuf Shabran

Pemuda yang masih belajar menulis dan akan terus belajar hingga tinta menipis. Saat ini tengah mendalami konten-konten dan penulisan seputar kesehatan sebagai Content Writer Klinik Apollo.

Leave A Comment