Klinik Apollo, Jakarta – Apakah cystitis bisa sembuh sendiri? Itulah pertanyaan yang mungkin sering muncul dalam diri pengidapnya.

Hal itu wajar karena penyakit yang dapat dialami oleh perempuan dan laki-laki ini memang mengganggu. Misalnya, kandung kemih yang seolah tertekan.

Adapun individu yang acap kali mengalami cystitis adalah perempuan yang aktif secara seksual, sudah menopause, hamil, dan menggunakan alat kontrasepsi diafragma.

Sementara dari segi usia, orang yang berumur di bawah 1 tahun dan di atas 75 tahun lebih mudah terkena penyakit cystitis.

Benarkah Penyakit Cystitis Bisa Sembuh Sendiri?

Cystitis adalah peradangan kandung kemih yang memang membutuhkan pengobatan klinis, tetapi hal tersebut untuk gejala yang tidak kunjung membaik dan infeksi yang terbilang serius.

Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri dan membantu menghilangkan gejala cystitis.

Selain itu, penting untuk meningkatkan asupan cairan agar bakteri yang ada di kandung kemih hilang dan tercegah dari dehidrasi.

Minum air putih yang cukup, hindari minuman berkafein, beralkohol, dan jauhkan diri dari pantangan cystitis lainnya. Apabila cystitis sering kambuh atau sulit sembuh, dokter mungkin akan pemeriksaan lebih lanjut.

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan cystitis berulang, seperti masalah struktural saluran kemih atau masalah kekebalan tubuh.

Pengobatan yang tepat akan tergantung pada penyebab yang mendasari. Peningkatan secara medis mungkin diperlukan apabila penyakitnya tidak merespons perawatan medis atau terjadi komplikasi.

Misalnya dalam kasus yang berat atau berulang, dokter dapat merekomendasikan terapi antibiotik jangka panjang atau pembedahan untuk mengatasi masalah yang melandasinya.

Cystitis tidak memerlukan penanganan khusus dan bisa sembuh sendiri apabila gejala yang muncul tergolong sebagai masalah yang ringan.

Baca Juga: 5 Cara Mengobati Penyakit Cystitis, Terbukti Ampuh!

Apakah Peradangan Kandung Kemih Berbahaya?

Peradangan kandung kemih (cystitis) tidak berbahaya secara umum. Namun, infeksi yang menyerang organ tersebut harus ditangani dengan obat atau prosedur medis yang tepat.

Penanganan untuk mencegah hal-hal yang tidak seharusnya terjadi sangat penting dalam kasus ini.

Jika penderita mendiamkan atau mengabaikan cystitis, berikut adalah beberapa komplikasi yang dapat muncul:

  • Kerusakan saluran kemih jangka panjang.
  • Mengalami infeksi yang sama (kambuh).
  • Terjadi infeksi pada ginjal bayi yang lahir, kelahiran prematur, dan lahir dengan berat badan rendah.
  • cystitis yang lebih kronis (interstitial cystitis) yang menyebabkan nyeri yang persisten pada kandung kemih dan mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan.

Cara Mengobati Cystitis secara Alami agar Penderita Sembuh Lebih Cepat

Tidak hanya pengobatan medis, penyembuhan dengan bahan-bahan alami juga dapat penderita lakukan agar cepat pulih dari cystitis.

Namun perlu diperhatikan bahwa pengobatan alami tidak seratus persen menyembuhkan cystitis. Artinya, pengidap tetap memerlukan pengobatan.

Beberapa cara untuk mengobati cystitis secara alami adalah sebagai berikut:

  • Mengonsumsi buah cranberry tanpa pengolahan atau mengolahnya menjadi minuman jus. Cranberry dipercaya sebagai buah yang dapat meminimalisir kekambuhan.
  • Meningkatkan asupan cairan pada tubuh dengan minum air mineral yang cukup.
  • Terapkan kompres hangat atau botol air panas di daerah perut bagian bawah untuk mengurangi nyeri dan meredakan peradangan.
  • Hindari makanan yang memiliki rasa pedas dan asin, terutama yang tinggi akan garam.

Beberapa orang yang menderita penyakit ini akan terganggu dengan gejalanya. Oleh karena itu, pengidap harus memastikan kondisi tubuh mereka dengan melakukan pemeriksaan.

Selesai sudah penjelasan yang terkait dengan sebuah pertanyaan, yakni apakah cystitis bisa sembuh sendiri? Nah, jika Anda mengalami masalah terkait dengan cystitis, disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter ahli.

>>> KONSULTASI ONLINE GRATIS DI SINI <<<

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yusuf Shabran

Pemuda yang masih belajar menulis dan akan terus belajar hingga tinta menipis. Saat ini tengah mendalami konten-konten dan penulisan seputar kesehatan sebagai Content Writer Klinik Apollo.

Leave A Comment