Klinik Apollo, Jakarta – Salah satu penyakit menular seksual, herpes genital disebabkan oleh virus berjenis dan bertipe tertentu. Infeksi seksual ini dapat menyerang siapa pun baik laki-laki maupun perempuan.

Penyakit ini memang tidak mengancam nyawa, tetapi kita tidak dapat menganggap enteng akan infeksi ini.

Selain mudah menular, virus yang menyebabkan herpes genital juga rentan terhadap individu yang sering berhubungan seks bebas, pikiran (stres), dan lain sebagainya.

Apa Penyebab Penyakit Herpes Genital?

Herpes genital disebabkan oleh virus yang bernama Herpes  simplex (HSV-2). Virus dari penyakit tersebut dapat menular melalui hubungan seks vagina, dubur, dan mulut.

Penularan herpes kelamin melalui hubungan seksual yang dilakukan dengan orang yang terinfeksi.

Semakin sering melakukan hubungan intim, semakin mudah bagi virus untuk menginfeksi seseorang.

Adapun aspek yang sangat berisiko terhadap penularan herpes genital melalui hubungan seks adalah tidak memakai alat pengaman, seperti kondom.

Selain aktivitas seksual, orang yang menderita infeksi menular seksual lain, seperti HIV/AIDS biasanya memiliki daya tahan tubuh yang lemah. Orang dengan penyakit HIV akan mudah terkena penyakit herpes.

Setelah tertular virus herpes, penderita akan memiliki luka lepuh yang dapat memenuhi alat kelamin. Misalnya, penis pada pria dan vagina pada wanita.

Luka lepuh yang berada di organ genital ini muncul antara 2 hari hingga 2 bulan setelah terinfeksi HSV.

Lepuhan yang muncul di alat kemaluan bisa meletus, mengeluarkan cairan atau darah, kemudian membentuk sebuah koreng.

Penyakit menular seksual ini juga dapat menyebarkan infeksinya walaupun tidak ada gejala yang tampak pada penderita.

Baca Juga: Pahami! Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Penyakit Herpes Genital

Obat Medis dan Alami untuk Penyakit Herpes Genital

Ketahuilah bahwa selain luka yang melepuh, herpes juga dapat disertai dengan gejala flu, yaitu demam dan nyeri otot.

Pada situasi tertentu, selangkangan penderita dapat menumbuhkan tonjolan akibat pembengkakan kelenjar getah bening atau infeksi yang meluas ke organ mata.

Herpes yang muncul di kelamin dapat kambuh beberapa kali dalam setahun setelah infeksi periode awal.

Tanda kambuhnya herpes, yakni terdapat luka merah yang terasa panas, sakit, atau kesemutan.

Karena terlalu banyak gejala yang muncul, pengidap harus mengobatinya segera agar tidak semakin parah atau kambuh.

Adapun penyembuhan herpes bisa dengan cara klinis dan mandiri. Berikut beberapa obat medis dan alami yang dapat diketahui.

Obat Medis

  • Antiviral oral: dapat memberikan manfaat berupa pengurangan gejala herpes genital dan risiko penularan kepada pasangan. Antiviral oral membantu menghentikan pertumbuhan virus dan mengurangi rasa sakit, gatal, dan durasi infeksi.
  • Krim antiviral: obat ini berkhasiat dalam mengobati luka di genital yang terlokalisasi. Anda bisa mengoleskan krim ke area yang terinfeksi supaya penyembuhan berlangsung cepat.
  • Analgesik: obat ini dapat dipakai sebagai pereda nyeri yang terkait dengan serangan herpes di kelamin.

Obat Alami

  • Madu: madu murni memiliki sifat antivirus dan antibakteri. Oleskan madu ke bagian yang terinfeksi. Namun, lakukan dengan penuh kehati-hatian karena madu dapat meningkatkan kelembapan.
  • Propolis: Propolis merupakan zat yang dikumpulkan dari pohon dan dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi sarang lebah. Penderita dapat mengoleskan propolis ke tempat yang terinfeksi.
  • Minyak pohon teh: Oleskan minyak pohon teh ke lesi yang ada di kulit kelamin atau area yang terinfeksi.

Meskipun banyak orang yang percaya dengan khasiat bahan-bahan alami di atas, belum ada bukti yang konkret mengenai efektivitasnya.

Oleh karena itu, bahan-bahan herbal di atas sebaiknya hanya sebagai pelengkap perawatan medis.

Komplikasi Penyakit Herpes Kelamin yang Berisiko

Jangan terlalu lama membiarkan lesi atau ruam yang bersarang di organ genital. Segera obati dengan pengobatan herpes kelamin yang berasal dari ahlinya (dokter).

Jika herpes tidak disembuhkan, akan muncul serangkaian efek samping yang berisiko untuk memperburuk kondisi kesehatan.

Berikut adalah beberapa komplikasi yang bisa terjadi akibat herpes kelamin:

  • Membiarkan virus HSV sama saja dengan mengundang penyakit menular seksual lain. Misalnya, HIV. Virus HIV dapat masuk ke dalam tubuh dengan mudah jika pengidap tidak acuh terhadap herpes.
  • Menyebabkan infeksi sistemik akibat virus HSV yang menyebar ke organ-organ tubuh lainnya, di antaranya paru-paru, hati, ginjal, atau otak.
  • Infeksi herpes yang menyerang bayi, dapat mengakibatkan infeksi sistemik, kerusakan otak, hingga kematian.
  • Terjadi peradangan pada selaput tipis yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang (meningitis).

Penting untuk mencari perawatan medis segera apabila Anda mengalami tanda-tanda atau mempunyai riwayat herpes kelamin.

Demikian pembahasan mengenai herpes genital, penyakit kelamin yang umumnya disebabkan oleh HSV-2. Akhir kata, semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

>>> KONSULTASI ONLINE GRATIS DI SINI <<<

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yusuf Shabran

Pemuda yang masih belajar menulis dan akan terus belajar hingga tinta menipis. Saat ini tengah mendalami konten-konten dan penulisan seputar kesehatan sebagai Content Writer Klinik Apollo.

Leave A Comment