Klinik Apollo, Jakarta – Tahukah Anda bahwa penyakit menular seksual dapat menyebabkan kualitas seks menurun dan orang yang terinfeksi harus menjadi tahu penyebab dari infeksinya.

Diketahui, penyebab penyakit menular seksual sangatlah beragam. Jika seseorang mengalami salah satu dari rangkaiannya, ia akan mengalami gejala. Misalnya, tumbuh kutil di kelamin.

Dalam tulisan ini, kami akan membahas mengenai pengertian, penyebab, dan gejala dari penyakit menular seksual. Simak agar Anda dapat memahami secara detail.

Apa Pengertian dari Penyakit Menular Seksual?

Penyakit menular seksual (PMS) adalah infeksi yang menjangkit melalui hubungan intim baik secara vaginal, anal, maupun oral.

Selain melalui hubungan intim, penularan penyakit-penyakit seksual ini dapat melalui transfusi darah, cairan vagina, cairan rektal, sperma, jarum suntik, dan lain sebagainya.

Setiap penyakit menular seksual memiliki gejala, tingkat keparahan, dan penularan yang berbeda-beda.

Beberapa PMS, seperti herpes dan kondiloma akuminata dapat menular melalui sentuhan kulit.

Beberapa penyakit jenis ini mungkin tidak menunjukkan gejala pada infeksi awal sehingga individu bisa menjadi pembawa dan menularkannya kepada pasangan tanpa menyadari.

Baca Juga: Ketahui Gejala Penyakit Menular Seksual

Penyebab Penyakit Menular Seksual (PMS)

Penyakit menular seksual memiliki beberapa pemicu yang menjadi akar permasalahan selain tindakan yang berkaitan dengan seksualitas.

Berikut adalah tiga penyebab penyakit menular seksual yang perlu diketahui.

1. Bakteri

Mikroorganisme memiliki beragam jenis, salah satunya adalah bakteri. Bakteri sendiri terbagi lagi menjadi beberapa nama dan mikroba inilah yang menyebabkan penyakit menular seksual.

Beberapa penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri adalah sebagai berikut:

  • Treponema pallidum: patogen dengan bentuk seperti spiral ini merupakan cikal-bakal dari penyakit sifilis (raja singa). Bakteri ini dapat masuk melalui luka, ruam, atau selaput lendir.
  • Neisseria gonorrhoeae: menyebabkan kencing nanah, bakteri yang satu ini berbentuk seperti biji kopi. Pria dan wanita bisa menderita gonore apabila terinfeksi mikroba tersebut.
  • Chlamydia trachomatis: jika ada yang mengalami penyakit klamidia, bakteri inilah biang pemicunya. Kebanyakan, orang yang terinfeksi klamidia tidak menunjukkan gejala, tetapi ada juga yang dapat mengalami keluarnya cairan abnormal, dsb.

2. Virus

Jika Anda mengalami infeksi menular seksual akibat virus, beberapa penyakit yang disebabkan oleh berbagai virus berikut ini mampu memberikan gejala yang signifikan:

  • Herpes simplex virus (HSV): virus tersebut memiliki dua jenis, yaitu HSV-1 dan HSV-2. HSV-1 biasanya terkait dengan luka yang berada di mulut, sedangkan HSV-2 terkait dengan ruam yang menyebar di organ genital.
  • Human papillomavirus (HPV) virus ini memiliki berbagai variasi dan beberapa di antaranya dapat menyebabkan kutil kelamin (kondiloma akuminata), kondisi alat kemaluan yang dipenuhi benjolan berkoloni atau tunggal.

3. Parasit

Trikomoniasis merupakan salah satu dari penyakit menular seksual yang berasal dari virus. Virus yang menjadi pasal dari infeksi tersebut ialah Trichomonas vaginalis.

Parasit tersebut bisa menginfeksi saluran reproduksi pada wanita dan saluran kemih pada pria. Penularan yang utama dari Trichomonas vaginalis, yakni melalui hubungan sanggama dengan penderita.

Wanita yang terinfeksi dapat mengalami keputihan abnormal, gatal-gatal, dan sakit saat buang air kecil (BAK). Sementara pria, gejala umumnya lebih ringan atau tanpa gejala.

Berbagai Tanda dari Penyakit Menular Seksual

Seperti yang telah diterangkan di atas bahwa tanda dari PMS tidak tampak. Namun, beberapa tanda yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

  • Perubahan warna, bau, dan volume pada air seni.
  • Terasa panas atau nyeri pada saat berkemih.
  • Muncul kutil atau benjolan seperti warna kulit.
  • Perih saat berhubungan intim.
  • Nyeri di bagian panggul atau di sekitar perut bagian bawah.
  • Keluar cairan kental dengan bau yang tidak sedap dari alat kelamin.
  • Pendarahan pasca menyelesaikan hubungan seksual.
  • Keputihan yang berbau busuk dengan warna kuning atau hijau.

Segera periksa ke tempat pengobatan yang terpercaya, Klinik Apollo, misalnya, untuk memeriksa kondisi apabila penderita merasakan gejala yang berkaitan dengan penyakit kelamin.

Dokter akan mendeteksi keberadaan bakteri dengan tes di laboratorium. Setelah itu, mungkin dokter akan memberikan resep obat, biasanya ialah antibiotik.

Penting untuk melakukan pengobatan karena mikroorganisme dan gejala dari penyakit menular seksual dapat mendatangkan komplikasi. Misalnya, kebutaan, meningitis, dan kematian.

Apabila Anda mencurigai bakteri, virus, atau parasit yang menjadi penyebab penyakit menular seksual dalam tubuh, segera berkonsultasi dengan ahli medis. Salah satunya adalah Dokter Klinik Apollo.

>>> KONSULTASI ONLINE GRATIS DI SINI <<<

Suka dengan artikel ini?

About the Author: Yusuf Shabran

Pemuda yang masih belajar menulis dan akan terus belajar hingga tinta menipis. Saat ini tengah mendalami konten-konten dan penulisan seputar kesehatan sebagai Content Writer Klinik Apollo.

Leave A Comment